Rights Issue Sumalindo Dapat Restu Pemegang Saham

Rights Issue Sumalindo Dapat Restu Pemegang Saham

- detikFinance
Selasa, 09 Mar 2010 12:35 WIB
Rights Issue Sumalindo Dapat Restu Pemegang Saham
Jakarta - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) menyetujui penerbitan 1.236.022.311 saham baru dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) alias rights issue PT Sumalindo Lestari Jaya Tbk (SULI) senilai Rp 123,6 miliar.

Demikian disampaikan Corporate Secretary SULI Hasnawiyah Kono seusai penyelenggaraan RUPSLB di Hotel Manhatan Jalan DR Satrio, Jakarta, Selasa (9/3/2010).

"Rapat menyetujui Penawaran Umum Terbatas III perseroan, mencapai 86% dari pemegang saham yang hadir menyetujui," ungkapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menambahkan, dalam right issue kali ini SULI akan menawarkan 1.236.022.311 lembar saham, dengan harga penawaran dan harga nominal sebesar Rp 100 untuk setiap saham. Dana yang terkumpul sekitar Rp 123,6 miliar, sebanyak 15,69% akan digunakan untuk melunasi Bridging Loan dari Genuine Capital Ltd. Sebesar US$ 2 juta.

"Sisanya 84,31% atau Rp 100.497.471.000 untuk modal kerja perseroan, membiayai kegiatan operasional, seperti pembelian bahan baku, sparepart dan BBM" ujarnya.

Pelaksanaan right issue ditetapkan dengan mekanisme 1:1. Artinya setiap pemegang 1 saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) tanggal 22 Maret 2010, pukul 16.00, berhak atas 1 HMETD untuk membeli 1 saham baru yang diambil dari portepel.

Sebagai pembeli siaga (standby buyer), perseroan telah menunjuk PT Danatama Makmur. Batas akhir perdagangan saham melalui HMETD sendiri di pasar reguler dan negosiasi pada 17 Maret 2010. Sedangkan untuk pasar tunai, tanggal terakhirnya di 22 Maret 2010.

Tanggal perdagangan saham tanpa HMTED di pasar reguler dan negosiasi, dijadwalkan pada 18 Maret 2010, dan di pasar Tnai 23 Maret 2010. Pencatatan  sendiri (recording date) pada 22 Maret 2010, dan distribusi HMETD di 23 Maret 2010.

Periode perdagangan dan pelaksanaan HMETD antara 24 -30 Maret 2010, dengan batas akhir pembayaran di 1 April 2010. Penjatahan di 7 April 2010, dan distribusi saham secara elektronik antara 26 Maret - 1 April 2010.

 

 

(wep/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads