Menurut Direktur Utama Timah Wachid Usman, perseroan sengaja meminta penurunan porsi setoran dividennya agar kondisi kas perseroan tahun ini bisa lebih baik dibandingkan tahun lalu.
"Tahun ini kita ingin setoran dividen diturunkan jadi 30 persen saja, target pemerintah kan biasanya 50 persen. Ini supaya kita punya dana yang cukup untuk investasi," katanya di Forum Seting Ekonomi Politik BUMN di Kantor Pusat Telkom, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (9/3/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengaku, perseroan membutuhkan banyak dana investasi tahun ini untuk menyelesaikan beberapa proyeknya, di antaranya menambah jumlah kapal keruk serta memperbaiki kapal yang sudah tua.
Menurutnya, dalam 4 tahun ke depan Timah akan menambah kapal keruk sebanyak 2 kapal per tahun. "Rata-rata harga satu kapal keruk sekitar US$ 35-40 juta," pungkasnya.
(ang/dnl)











































