BW Plantations Investasi Pabrik Baru US$ 9 Juta

BW Plantations Investasi Pabrik Baru US$ 9 Juta

- detikFinance
Selasa, 09 Mar 2010 16:25 WIB
BW Plantations Investasi Pabrik Baru US$ 9 Juta
Jakarta - PT BW Plantations Tbk (BWPT) berencana membangun pabrik kelapa sawit baru dengan kapasitas produksi 45 ton per jam. Investasi yang disiapkan perseroan sebesar US$ 9 juta, yang diambil dari pos belanja modal (capital expenditure) tahun 2010.

"Kita akan baru bangun satu pabrik kelapa sawit pada tahun ini, dan baru akan selesai dan menghasilkan pada tahun depan," ujar Corporate Secretary BWPT Kelik Irwantono saat ditemui di hotel Four Season Jalan HR Rasuna Said Jakarta Selasa (9/3/2010).

Ia menambahkan, pabrik ini nantinya dapat memproduksi TBS (tandan buah segar) sebanyak 45 ton per jam. Nilai investasi pembangunan pabrik sendiri, diperkirakan mencapai US$ 9 juta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pabrik ini, lanjut Kelik, akan mendukung raihan TBS pada kebun mereka, yang mencapai 91 ribu ton. Selama tahun 2009, produksi TBS perseroan meningkat 15% dibanding raihan tahun lalu.

Sementara untuk tahun 2010, perseroan menargetkan dapat memproduksi TBS mencapai 102 ribu ton, atau naik 12% dibandingkan tahun lalu.

"Produksi 10-12% akan naik dari 2009, yang 91 ribu ton," katanya.

Menurutya, tahun 2010 perseroan berencana menambah tanaman kelapa sawit, dengan melakukan penanaman di sisa lahan seluas 10.450 ha. Sampai saat ini total lahan yang dimiliki BWPT mencapai 96 ribu ha.

"Dari total lahan kami, sebanyak 41 ribu ha telah ditanami sawit. Dari total lahan yang telah ditanami, sebanyak 15 ribu ha merupakan tanaman yang belum menghasilkan," ucapnya.

Untuk lahan yang siap ditanami kelapa sawit tersebut, sebanyak 850 sampai 10 ribu merupakan tanaman plasma. Selama tahun 2010 sendiri, Kelik memperkirakan harga kelapa sawit akan berada di level US$ 700 per ton. Meskipun sampai saat ini, tren harga CPO bergerak naik mencapai US$ 860 per ton.

"Kalau average kita nggak muluk-muluk, US$ 700. Tapi dari laporan terakhir, harga naik lho sampai US$ 860," tegasnya serasa menunjukkan data laporan harga terbaru perseroan.

Β 

(wep/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads