"Sudah ada tiga sekuritas yang masuk dalam shortlist kita, sebelumnya kan ada enam," kata Direktur Keuangan Telkom Sudiro Asno di Forum Seting Ekonomi Politik BUMN di Kantor Pusat Telkom, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (9/3/2010).
Ia mengatakan, tiga perusahaan sekuritas yang masuk dalam daftar pendek itu seluruhnya merupakan anak sekuritas pelat merah. Menurut Asno, pihaknya belum menentukan apakah ketiganya akan dipakai untuk membantu penerbitan obligasi tersebut atau hanya satu perusahaan saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, pemerintah memiliki empat perusahaan sekuritas, antara lain PT Mandiri Sekuritas, PT Bahana Securities, PT Danareksa Sekuritas, dan PT BNI Securities.
Telkom bakal menerbitkan obligasi senilai Rp 2 triliun sekitar bulan Mei-Juni 2010. Peluncuran obligasi ini akan berbarengan penerbitan obligasi anak usahanya Telkomsel senilai Rp 2 triliun.
Dana penerbitan obligasi itu akan digunakan untuk memenuhi belanja modal alias capital expenditure (capex) tahun 2010 yang mencapai US$ 2 miliar. Begitu pula dengan obligasi milik anak usahanya juga akan digunakan untuk memenuhi belanja modalnya tahun ini.
(ang/dnl)











































