Jakarta - Standard Chartered Bank akan menyuntikkan modal kepada anak usahanya PT Bank Permata Tbk (BNLI) sebesar Rp 700 miliar. Suntikan modal akan dilakukan melalui penerbitan obligasi subordinasi berjumlah sama.
Demikian disampaikan dalam siaran pers perseroan, Rabu (10/3/2010).
BNLI akan menerbitkan Unsecured Subordinated Medium Term Notes senilai Rp 700 miliar. Obligasi subordinasi berjangka waktu 10 tahun ini akan diserap seluruhnya oleh Standard Chartered sebagai pemegang 44,5% saham BNLI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penandatanganan perjanjian telah dilakukan pada 8 Maret 2010. Obligasi subordinasi ini berkupon bunga SBI 3 bulan + 2,75% per tahun.
(dro/qom)