Menurut Corporate Secretary PT Indocement Tunggal Prakarsa TbkΒ Dani Handayani, penurunan penjualan perseroan disebabkan kebijakan manajemen untuk mempertahankan harga jual semen dalam negeri, sebagai pangsa pasar utama (home market).
"Kebijakan manajemen yang mengakibatkan perseroan mengalami penurunan pangsa pasarnya di home market. Total penjualan di tahun 2009 13,4 juta ton, lebih rendah 8% dari tahun 2008, 14,6 juta ton," ujar Dani dalam keterbukaannya, Senin (15/3/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun secara signifikan (penjualan domestik), bertumbuh sangat pesat dari negatif 14% di semester I-2009," ungkapnya.
Sementara untuk pangsa pasar ekspor juga menurun 30,4% dari 2,3 juta ton pada tahun 2008 menjadi 1,6 juta ton di tahun 2009. Penurunan disebabkan melemahnya kondisi ekonomi dunia yang kala itu sedang terhantam krisis.
Komposisi pangsa pasar Indocement sendiri tercatat menurun, dari 31,7% pada tahun 2008 menjadi 30,2% di tahun lalu. Selain INTP, pengusahaan pasar semen dibagi-bagi oleh semen Gresik 22,2%, Semen Padang 13%. Kemudian disusul Semen Holcim 13,8% dan semen Tonasa 9,4%.
(wep/dnl)










































