Demikian Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Eddy Sugito saat ditemui di kantornya Gedung BEI SCBD Jakarta Rabu (17/3/2010).
"Baru saja kami terima delegasi dari Nippon. Mereka mau IPO. Time table-nya listing direncanakan Juni (2010)," ungkap Eddy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Porsinya sekitar 15%-an. Nilainya nanti dulu, belum di-disclose. Pricing-nya belum," ungkapnya.
Namun otoritas bursa menyambut baik rencana perseroan untuk mencatatkan saham perdananya. "Tentu dari sisi brand, semua orang sudah kenal," papar Eddy.
PT Nippon Indosari Corpindo merupakan perusahaan bermodal asing, yang memproduksi roti dan terbesar di Indonesia. Perseroan mempunyai dua pabrik terletak di Kawasan Industri Jababeka Cikarang dan satu pabrik lagi di Kawasan Industri Pasuruan, Jawa Timur.
Pada bulan September 1996, Nippon meluncurkan produk roti yang pertama dengan brand 'Sari Roti' kemudian pada awal tahun 2001, meluncurkan brand ke dua yaitu 'Boti'.
PT Nippon Indosari Corpindo merupakan perusahaan roti pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi modern dari Jepang yang dimana dalam proses pembuatan roti kami memiliki strandarisasi yang sesuai dengan untuk mencapai kriteria halal, healthy (sehat), hygiene (bersih).
PT Nippon Indosari Corpindo mendistribusikan produk rotinya melalui 56% jaringan distribusi modern yaitu Hypermarket, Supermarket dan Minimarket, sementara jaringan tradisional 44% yaitu P&D dan Agent. Saat ini produk roti 'Sariroti' dan 'Boti' dapat dinikmati di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur dan sebagian wilayah Lampung dan Bali.
Â
Â
(wep/dro)











































