Demikian disampaikan Direktur Penilaian Perusahaan Eddy Sugito saat ditemui dalam Economic Political Outlook 2010 Citi Indonesia di hotel Ritz Calton SCBD Jakarta Kamis (18/3/2010).
"Megapolitan dari informasi yang kita terima, mereka menunda karena ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan," ujar Eddy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belum ada permintaan penundaan secara formal, baru info yang saya dengar saja," ungkapnya.
Sebelumnya, perseroan berencana bakal melakukan penawaran saham perdana saham, pada triwulan I-2010. Saham yang akan dilepas sebesar 25% dengan target dana antara Rp 350-400 miliar.
Menurut Direktur Utama PT Megapolitan Development, Lora Melani Lowas, penawaran saham dilakukan guna memperoleh pendanaan ekspansi usaha perusahaan mengingat potensi pertumbuhan sektor properti tahun depan.
"Pemulihan ekonomi memberi ruang gerak bagi sektor properti untuk bertumbuh. Suku bunga yang relatif rendah, ditambah komitmen perbankan menurunkan suku bunga ikut memberi angin segar bagi sektor properti. Momentum pertumbuhan ini yang akan dimanfaatkan perusahaan untuk semakin mengembangkan usaha dengan mencari akses pendanaan dari pasar modal," ujarnya beberapa waktu lalu.
Sampai saat ini, perseroan memiliki proyek di wilayah Cinere-Depok, Mega Kuningan-Jakarta, Karawaci-Tangerang, dan Sentul-Bogor. Megapolitan juga tengah mengembangkan proyek lain di Cinere, Depok (Puri Cinere Riverside, Graha Cinere tahap IV, Griya Cinere II, dan Bukit Griya Cinere), Karawaci, Tangerang (Urbana University Village tahap I), dan Sentul, Bogor ( Tatya Asri dan proyek Cimandala City tahap I).
Dalam agenda pengembangan usaha Perseroan selanjutnya adalah proyek apartemen Puri Cinere, Urbana University Village tahap II dan Mega Blok Cimandala City tahap II.
Megapolitan Development telah mengembangkan kawasan properti yang meliputi residensial dan komersial seluas 300 ha di Cinere, Depok, Mega Kuningan, Jakarta yaitu The Bellagio Residence dan The Bellagio Mansion dan Sentul-Bogor yaitu Mega Sentul dan Tatya Asri.
Saat ini Perseroan telah memiliki sekitar 370 ha lahan di wilayah Cinere, Depok, Karawaci, Tangerang dan Sentul, Bogor yang telah siap dikembangkan dalam waktu lebih dari 10 tahun ke depan. Produk properti yang ditawarkan Perseroan memiliki range yang beragam sehingga dapat memenuhi permintaan dari segmen yang beragam.
(wep/dro)











































