"Sprint Media ditargetkan sudah bisa beroperasi mulai April 2010," ungkap Direktur Utama Abdi Bangsa, Rudi S Laksmana dalam siaran persnya, Jumat (19/3/2010).
Menurut Rudi, pesatnya pertumbuhan industri media cetak mendorong ABBA harus terus melakukan terobosan-terobosan usaha. Salah satu langkah yang diambil perseroan adalah dengan menciptakan sistem distribusi media terpadu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai catatan, ABBA merupakan induk perusahaan dari sejumlah perusahaan penerbit majalah Golf Digest, Parents, dan Harian Republika. AABA juga memiliki lini usaha di bidang reklame.
"Saat ini dan ke depan persaingan bisnis media bakal semakin ketat. Karena itu, perusahaan-perusahaan media, khususnya media cetak, nantinya akan bersaing dan berkonsentrasi untuk meningkatkan kualitas content. Selain itu, perusahaan media juga akan fokus pada peningkatan sales," ujarnya.
"Sedangkan untuk persoalan distribusi perlu ditangani secara khusus," tambah Rudi.
Sprint Media nantinya tidak hanya menangani bisnis distribusi media-media dalam grup ABBA. Menurut Rudi, Sprint Media siap menangani pendistribusian media cetak khususnya majalah.
"Bukan hanya pendistribusian majalah yang diterbitkan grup sendiri, tapi juga majalah-majalah di luar grup. Sudah ada majalah dari luar grup yang siap kita distribusikan," ujarnya.
Bagi grup usaha, menurut Rudi, pengoperasian Sprint Media diharapkan dapat memberikan dampak positif seperti efisiensi sekaligus menekan cost. Selain itu, kata Rudi, Sprint Media diharapkan juga menjadi profit center bagi grup.
Sedangkan kepada perusahaan media cetak pengguna jasa Sprint Media, Rudi menjanjikan ketepatan waktu pendistribusian. Ini akan sangat membantu peredaran media (majalah) yang bersangkutan. Selain itu, bagi pembayaran kepada pengguna jasa Sprint Media jadi lebih terjamin.
"Sementara ini, kita memang baru mendistribusikan majalah. Nantinya, kita akan masuk ke surat kabar juga," jelas Rudi. (dro/qom)











































