Demikian disampaikan dalam laporan keuangan yang dipublikasikan, Senin (22/3/2010).
Hingga akhir 2009, ANTM mencatat pendapatan sebesar Rp 8,711 triliun, turun 9,17% dari tahun 2008 sebesar Rp 9,591 triliun. Beban pokok pendapatan mengalami peningkatan sebesar 8,25% menjadi Rp 7,513 triliun dari sebelumnya Rp 6,940 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati demikian, laba usaha masih mengalami penurunan 65,71% menjadi Rp 587,521 miliar dari sebelumnya Rp 1,713 triliun. Pada pos penghasilan lain-lain, ANTM mencatat angka sebesar Rp 196,496 miliar sedikit menurun dari sebelumnya Rp 202,457 miliar.
Setelah dikurangi pajak-pajak, ANTM mencatat laba bersih sebesar Rp 604,307 miliar, anjlok 55,83% dari sebelumnya Rp 1,386 triliun. Laba bersih per saham juga turun 55,77% menjadi Rp 63,46 dari sebelumnya Rp 143,48.
Sementara harga saham ANTM pada penutupan akhir pekan lalu sebesar Rp 2.200 per saham. Itu berarti rasio harga saham terhadap laba per saham (PER) ANTM mencapai 34,66 kali.
Â
Â
(dro/qom)











































