Pada perdagangan Senin (22/3/2010), IHSG dibuka langsung merosot 16,809 poin (0,61%) ke level 2.726,165. IHSG selanjutnya terus melemah dan dalam 3 menit awal turun hingga 27,717 poin (1,01%) ke level 2.715,257.
Pelemahan IHSG terutama dipicu oleh merosotnya saham-saham berkapitalisasi besar seperti Telkom, Astra International, BRI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hari ini kami perkirakan IHSG mixed dengan potensi profit taking pada kisaran 2718 - 2758 dengan pertimbangan : indikator klinger oscillator dead cross dan kenaikan IHSG kemarin di ikuti dengan penurunan volume," demikian analisis dari Sucorinvest.
Dijelaskan, Wall Street melemah saat bank sentral India secara mengejutkan menaikkan suku bunga sehingga memicu kekhawatiran penarikan stimulus ekonomi akan mengekang pertumbuhan ekonomi.
"Pagi ini bursa regional Asia di buka melemah setelah IMF peringatkan ekonomi negara maju hadapi tantangan utang publik yang sangat besar dan kekhawatiran kenaikan suku bunga," ulas Sucorinvest.
Bursa-bursa regional pagi ini juga mengalami koreksi hingga Senin siang ini:
- Indeks Hang Seng merosot 421,46 poin (1,97%) ke level 20.949,36.
- Indeks Straits Times melemah 123,68 poin (0,47%) ke level 2.902,02.
- Bursa Jepang libur memperingati hari besar nasional.
(qom/qom)











































