Dividen BW Plantation Minimal 10% Laba 2009

Dividen BW Plantation Minimal 10% Laba 2009

- detikFinance
Selasa, 23 Mar 2010 07:12 WIB
Jakarta - PT BW Plantation Tbk (BWPT) membuka opsi untuk membagikan dividen kepada pemegang saham, setelah perseroan berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp 167,5 miliar pada tahun 2009. Rencananya dividen yang diberikan minimal 10% dari perolehan laba, atau sekitar Rp 16,75 miliar.Β 

Demikian disampaikan Presiden DirekturΒ  PT BW Plantation Tbk Abdul Halim Ashari saat ditemui di Plaza Sentral Jalan Jend Sudirman Jakarta Senin (22/3/2010) malam.

"Kami memang memasukkan opsi bagi dividen, sekitar 10-30% dari laba perseroan Rp 167,5 miliar. Revenue kita juga, tercatat Rp 584 miliar," papar Ashari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pembagian dividen ini masih harus menunggu keputusan rapat pemegang saham. Direksi memang selalu mengajukan pembagian dividen jika perseroan mengalami keuntungan. Tetapi jika penggunaan laba bisa dialihkan ke pos yang lebih bermanfaat, tentu seluruh stakeholder perseroan dapat mempertimbangkan itu.

"Kita tunggu dan melihat penggunaan laba perseroan itu akan digunakan sebagai apa. Dividen atau apa, tunggu RUPS pada 30 Maret ini (2010)," jelas Head of Corporate Finance BWPT A. Kelik Irwantono.

Sementara itu, untuk tahun 2010 perseroan merencanakan pertumbuhan 10% dari kapasitas produksi CPO, yang dihitung berdasarkan produksi tandan buah segar (FFB). Tahun ini kapasitas produksi CPO diperkirakan mencapai 388 ribu ton, bandingkan raihan yang dicatat perseroan di 2009, yang mencapai 353 ribu ton.

"Itu produksi FFB, naik 10% di 2010. Tahun kemarin 353 ribu ton," papar Ashari.

Perseroan, lanjutnya, juga berencana membangun pabrik kelapa sawit baru dengan kapasitas produksi 45 ton per jam. Investasinya diperkirakan sebesar US$9 juta, yang diambil dana hasil IPO BWPT tahun lalu.

"Kita akan bangun di Waringin Timur, Kalimantan Barat. Pembangunan mulai kuartal III ini, dan akan selesai di 2011. Ini untuk meningkatkan utilisasi pabrik perseroan, menjadi 75-80%. Angka ini sudah maksimal untuk pabrik sawit," tuturnya.

Pabrik baru tersebut, tegas Kelik, memiliki kapasitas 45 ton per jam. Pabrik ini akan mendukung raihan TBS pada kebun perseroan, yang mencapai 91 ribu ton. Selama tahun 2009, produksi TBS perseroan meningkat 15% dibanding raihan tahun sebelumnya.

Sementara untuk tahun 2010, perseroan menargetkan dapat memproduksi TBS mencapai 102 ribu ton, atau naik 12% dibandingkan tahun lalu.

"Produksi 10-12% akan naik dari 2009, yang 91 ribu ton," ucapnya.

Menurutnya, tahun 2010 BWPT berencana menambah tanaman kelapa sawit, dengan melakukan penanaman di sisa lahan seluas 10.450 ha. Sampai saat ini total lahan yang dimiliki BWPT mencapai 92 ribu ha.

"Dari total lahan kami, sebanyak 46 ribu ha telah ditanami sawit. Dari total lahan yang telah ditanami, sebanyak 12 ribu ha berkategori prime age," imbuh Ashari.

(wep/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads