Demikian disampaikan oleh Kadiv Keuangan Korporat Direktorat Keuangan PLN Yusuf Hamdani di kantor pusat PLN, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Selasa (23/3/2010).
"Saat ini kami sedang menyeleksi 9 underwriter (penjamin emisi). Semuanya perusahaan lokal," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Obligasi ini akan diterbitkan dengan denominasi mata uang rupiah, dalam 2 bentuk yaitu obligasi konvensional dan sukuk.
"Dana obligasi paling besar akan digunakan untuk mendanai pembangunan transmisi dan distribusi dalam proyek 10.000 MW tahap I," tutupnya.
(dnl/qom)











































