IHSG dibuka naik tipis ke level 2.702,602 dan langsung melejit hingga sempat menyentuh level 2.746,135, naik 43 poin dibanding penutupan kemarin di level 2.702,401.
Penguatan saham-saham unggulan sejak awal perdagangan membuat IHSG melejit dan stabil bergerak dalam kisaran 2.740-an. Kenaikan tajam saham Astra International (ASII) diiringi dengan partner sejatinya Indo Tambangraya Megah (ITMG) menopang kenaikan tajam IHSG.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah saham lapis dua juga menjadi incaran investor seperti Sarana Menara (TOWR) kemudian Indospring (INDS) tampak melanjutkan tren kenaikan yang telah terjadi beberapa pekan terakhir.
Aktivitas transaksi investor asing hari ini diwarnai dengan aksi jual dan beli cukup ketat dalam volume dan nilai transaksi tipis. Pada perdagangan sesi I hari ini, investor asing mencatat net buy sebesar Rp 31 miliar.
Melihat minimnya aktivitas transaksi investor asing, tampaknya kenaikan tajam IHSG sesi I hari ini banyak ditopang oleh aksi beli investor domestik, suatu hal yang jarang terjadi dimana investor domestik bergerak lebih dulu ketimbang investor asing.
Pada perdagangan Selasa (23/3/2010) sesi I, IHSG ditutup menguat tajam 39,265 poin (1,45%) ke level 2.741,666. Indeks LQ 45 juga naik 7,891 poin (1,50%) ke level 533,572.
Bursa-bursa regional Asia bergerak variatif namun didominasi penguatan:
- Indeks Shanghai melemah 7,899 poin (0,26%) ke level 3.066,68.
- Indeks Hang Seng menguat 216,14 poin (1,03%) ke level 21.149,39.
- Indeks Nikkei 225 melemah 36,88 poin (0,34%) ke level 10.787,84.
- Indeks Straits Times naik 16,69 poin (0,58%) ke level 2.905,87.
- Indeks KOSPI naik 7,7 poin (0,46%) ke level 1.681,09.
Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 48.686 kali serta volume 1,843 miliar lembar saham senilai Rp 1,860 triliun. Sebanyak 141 saham naik, 40 saham turun dan 59 saham stagnan.
Saham-saham paling aktif naik harganya antara lain ASII naik Rp 1.050 ke Rp 41.250, ITMG naik Rp 400 ke Rp 36.200, TOWR naik Rp 225 ke Rp 2.800, BMRI naik Rp 200 ke Rp 5.200, INDS naik Rp 200 ke Rp 2.675, PTBA naik Rp 200 ke Rp 16.200, BBRI naik Rp 200 ke Rp 8.000, LSIP naik Rp 150 ke Rp 9.550, BBCA naik Rp 100 ke Rp 5.550.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain GGRM turun Rp 200 ke Rp 26.800, BYAN turun Rp 100 ke Rp 6.100, GJTL turun Rp 60 ke Rp 710, INKP turun Rp 25 ke Rp 2.125, INCO turun Rp 25 ke Rp 4.200, MAIN turun Rp 20 ke Rp 940, ADMG turun Rp 18 ke Rp 150.
Β
(dro/qom)











































