Mengawali perdagangan, IHSG langsung melonjak mengikuti penguatan bursa Wall Street sebelumnya. Kenaikan bursa Wall Street juga telah menginspirasi bursa-bursa regional lainnya.
Saham-saham berkapitalisasi besar langsung melesat, dipimpin oleh saham BRI, Bank Mandiri dan grup Astra. IHSG sempat mengkerut penguatannya pada penutupan sesi I, sebelum akhirnya kembali melesat di sesi II.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara nilai tukar rupiah ditutup menguat ke level 9.120 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.135 per dolar AS.
Bursa-bursa regional juga mayoritas bergerak menguat:
- Indeks Shanghai naik 3,68 poin (0,12%) ke level 3.056,81.
- Indeks Hang Seng naik 20,84 poin (0,1%) ke level 21.008,62.
- Indeks Nikkei-225 naik 40,88 poin (0,38%) ke level 10.815,03.
- Indeks Straits Times melemah 11,20 poin (0,39%) ke level 2.894,46.
- Indeks Seoul turun 0,81 poin (0,05%) ke level 1.681,01.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 99.973 kali pada volume 4.447 juta lembar saham senilai Rp 4,187 triliun. Sebanyak 128 saham naik, 54 saham turun dan 77 saham stagnan.
Saham-saham yang naik harganya antara lain BRI (BBRI) naik Rp 250 menjadi Rp 8.250, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 250 menjadi Rp 5.400, Telkom (TLKM) naik Rp 200 menjadi RP 8.200, United Tractor (UNTR) naik Rp 850 menjadi Rp 18.250, Astra International (ASII) naik Rp 1.000 menjadi Rp 41.800, PGN (PGAS) naik Rp 125 menjadi Rp 4.325, BCA (BBCA) naik Rp 100 menjadi Rp 5.700, PTBA naik Rp 200 menjadi Rp 16.350.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya adalah Bumi Resources (BUMI) turun Rp 25 menjadi Rp 2.300, Delta Dunia Makmur (DOID) turun Rp 70 menjadi Rp 1.200, Indofood (INDF) turun Rp 50 menjadi Rp 3.925.
(qom/dnl)











































