Dairy Farm Kuasai 94,27% Saham Hero Supermarket

Dairy Farm Kuasai 94,27% Saham Hero Supermarket

- detikFinance
Rabu, 24 Mar 2010 17:14 WIB
Jakarta - Dairy Farm resmi menguasai 94,27% saham PT Hero Supermarket Tbk (HERO) melalui anak usahanya Mulgrave Corporation BV.

"Dairy Farm sekarang memiliki 94,27% saham HERO," ujar manajemen Dairy Farm, Howard Mowlem kepada detikFinance, Rabu (24/3/2010).

Howard menjelaskan penambahan jumlah saham Mulgrave di HERO terjadi setelah adanya realisasi konversi obligasi ke 24,54% saham HERO yang telah dilakukan di pasar negosiasi pada perdagangan kemarin, Selasa (23/3/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Transaksi yang terjadi pada 23 Maret 2010 sebanyak 80.872.610 saham HERO merupakan hasil konversi obligasi konversi dua obligasi yang diterbitkan tahun 1998 dan 2001," ujar Howard.

Pada perdagangan kemarin, telah terjadi transaksi tutup sendiri atas 24,54% saham HERO yang difasilitasi oleh broker PT Harita Kencana Securities (AF). Transaksi dilakukan sebanyak dua kali.

Transaksi pertama memindahtangankan 23.106.500 saham (7,01%) pada harga Rp 1.145 per saham, diskon 77,98% dari harga pasar Rp 5.200 dengan total nilai Rp 26,456 miliar. Transaksi ini merupakan hasil konversi obligasi yang diterbitkan tahun 1998.

Transaksi kedua memindahtangankan 57.766.000 saham (17,53%) pada harga Rp 3.961 per saham, diskon 23,82% dari harga pasar dengan total nilai Rp 228,811 miliar. Transaksi ini hasil konversi obligasi yang diterbitkan tahun 2001.

"Harga konversi mengikuti penetapan yang dilakukan saat obligasi konversi diterbitkan," ujar Howard menjelaskan rendahnya harga eksekusi di transaksi crossing.

Berdasarkan daftar pemegang saham HERO per 28 Februari 2010, PT Hero Pusaka Sejati (HPS) memiliki 27,23% saham, sedangkan Mulgrave memiliki sebanyak 69,73% saham. Setelah transaksi ini, Mulgrave akan menguasai 94,27% saham HERO, sedangkan HPS hanya sebanyak 2,69% saham.

HPS dulunya merupakan pendiri HERO. Saat HERO IPO pada 21 Agustus 1989, HPS merupakan pengendali HERO dengan kepemilikan sebanyak 50,1% saham. Sisanya dimiliki oleh PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) sebanyak 10,42%, SSV Netherland BV sebanyak 10,20%, Mulgrave 7,63% dan publik 21,65%.

Mulgrave merupakan anak usaha Dairy Farm, anak usaha perusahaan ritel raksasa asal Hong Kong. Namun  seiring berjalannya waktu, kepemilikan saham Mulgrave di HERO terus bertambah.

Pada tahun 1998 dan 2001, HPS menerbitkan obligasi konversi yang seluruhnya dibeli oleh Mulgrave. Obligasi ini dapat ditukar dengan 24,54% saham HERO kapan saja setelah jatuh tempo. Meskipun obligasi konversi ini hanya berjangka waktu 5 tahun, namun realisasi konversi baru dilakukan hari ini.

Nah, menarik untuk disimak, penerbitan obligasi konversi ini sempat ribut hingga ke meja hijau. MPPA sebagai pemegang saham minoritas HERO menuntut HPS Rp 210 miliar. MPPA menilai, Mulgrave berpeluang menjadi pemegang saham mayoritas HERO saat konversi.

Padahal, dulunya MPPA hendak mengembangkan bisnis supermarket melalui HERO. Namun adanya penerbitan obligasi konversi HPS kepada Mulgrave, membuat MPPA hengkang lantaran peluang perusahaan milik grup Lippo itu tidak lagi memiliki peluang menguasai saham HERO. Akhirnya, MPPA pun mengembangkan bisnis Hypermart usai hengkang dari HERO.
(dro/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads