Dolar AS Kian Diuntungkan Krisis Utang Yunani dan Portugal

Dolar AS Kian Diuntungkan Krisis Utang Yunani dan Portugal

- detikFinance
Kamis, 25 Mar 2010 08:02 WIB
New York - Dolar AS terus membubung nilainya atas euro di tengah memuncaknya spekulasi seputar penanganan krisis utang Yunani. Euro juga semakin tertekan oleh penurunan peringkat Portugal.

Para pialang berspekulasi Uni Eropa akan meminta bantuan IMF guna mengatasi krisis utang Yunani. Uni Eropa kini sedang melakukan pertemuan penting selama 2 hari untuk menentukan penyelesaian krisis utang Yunani melalui bantuan IMF.

Sentimen negatif juga datang dari lembaga pemeringkat, Fitch Ratings yang telah menurunkan peringkat Portugal satu tingkat menjadi AA-.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan Fitch menurunkan peringkat Portugal dan Jerman terus menyerukan soal bailout Yunani, siapa yang dapat menyalahkan pialang valas untuk membuang euro?" ujar Kathy Lien, direktur riset valas, Global Forex Trading seperti dikutip dari AFP, Kamis (25/3/2010).

Pada perdagangan Rabu (24/3/2010), euro merosot ke 1,3315 dolar, dibandingkan sebelumnya di level 1,3496 dolar. Euro bahkan sempat merosot ke 1,3307 dolar, yang merupakan titik terendah sejak 7 Mei 2009.

Dolar AS juga tercatat menguat atas yen ke posisi 92,24 yen, dibandingkan sebelumnya di 90,42 yen.

Uni Eropa saat ini terbelah soal penyelesaian krisis utang Yunani. Prancis sejauh ini telah tegas menyatakan agar negara-negara Eropa lainnya membantu Yunani. Namun Jerman yang merupakan salah satu anggota terbesar Uni Eropa menyerukan agar meminta pertolongan IMF guna mengatasi krisis utang Yunani.

Menteri ekonomi Prancis, Patrick Devedjian sebelumnya mengingatkan, melibatkan IMF untuk membantu Yunani menunjukkan sebuah tanda-tanda pelemahan dan menunjukkan Eropa tidak dapat mempertahankan mata uangnya sendiri. Para analis pun tampaknya sepakat dengan Prancis.

"Keterlibatan IMF adalah negatif untuk solidaritas Eropa karena ini menantang ide bahwa Eropa tidak dapat menangani sendiri masalahnya," ujar seorang analis dari RBS.

Masalah lain datang dari Fitch yang menurunkan peringkat Portugal sekaligus memberikan outlook negatif. Fitch juga mengingatkan masalah utang Portugal.

"Hari ini dolar AS membuat gain yang besar atas euro dan yen. Terakhir kali kami mengingatkan dolar AS akan membuat gain besar di pasar adalah pada saat terjadinya krisis Lehman Brothers, yang menimbulkan risk aversion ekstrim sekaligus memicu aliran modal ke aset-aset yang aman termasuk dolar AS," ujar analis dari Bank of New York Mellon.


(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads