"Jika memang dibutuhkan sebuah kerjasama strategis, maka bersama Rcapital kerjasama tersebut harus dilakukan dalam konteks memperkuat Berau Coal," ujar Direktur Utama Recapital, Rosan P Roslani dalam keterangannya kepada detikFinance, Kamis (25/3/2010).
Rosan membantah kabar yang mengatakan kalau perusahaan yang dipimpinnya itu akan menjual sahamnya di Berau Coal kepada PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID). Kemarin, beredar kabar kalau DOID akan melakukan rights issue sebesar US$ 1,3 miliar yang dananya konon untuk mengakuisisi saham Berau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Recapital memandang Berau Coal adalah aset kelas dunia yang memiliki potensi jangka panjang, dan harus dikelola dengan komitmen yang kuat. Komitmen jangka panjang Recapital adalah mendorong Berau Coal menjadi perusahaan batubara terkemuka di Indonesia," ujarnya.
Sementara menurut sumber detikFinance, rencana rights issue DOID merupakan bagian dari skema pencatatan lewat jalur belakang (backdoor listing) sebuah perusahaan tambang di Indonesia. Perusahaan tersebut akan bertindak sebagai pembeli siaga (standby buyer) dalam rencana rights issue DOID.
"Sebenarnya rights issue DOID merupakan bagian dari rencana masuknya sebuah perusahaan lokal yang akan masuk dengan menjadi standby buyer," ujar sumber tersebut.
Β
(dro/qom)











































