IHSG dibuka turun tipis ke level 2.773,297 dan langsung melorot ke level 2.760,201, turun 14 poin dibanding penutupan kemarin di level 2.774,850. Untungnya, aksi beli masif pada saham-saham unggulan di segala sektor membalikkan keadaan.
IHSG pun melesat tinggi hingga sempat menyentuh level 2.814,861, naik 40 poin dari penutupan kemarin. Penguatan tajam saham-saham perbankan, perkebunan, konsumsi dan tentunya penguatan saham Astra International (ASII) menjadi pendorong utamanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya, laju kenaikan IHSG dan saham-saham unggulan melambat di sesi II. Ramai-ramai penguatan saham-saham raksasa menipis yang berdampak pada terkikisnya laju kenaikan IHSG.
Namun menjelang penutupan, aksi beli kembali mengangkat IHSG hingga mendekati level 2.800.
Transaksi beli investor asing tercatat sebesar Rp 1,793 triliun, sedangkan transaksi jual asing sebesar Rp 1,298 triliun. Nilai transaksi beli bersih asing (foreign net buy) sebesar Rp 495,614 miliar.
Pada perdagangan Kamis (24/3/2010), IHSG ditutup naik 24,299 poin (0,87%) ke level 2.799,149. Indeks LQ 45 juga menguat 5,808 poin (1,07%) ke level 546,066.
Sementara nilai tukar rupiah ditutup melemah ke level 9.138 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.125 per dolar AS.
Bursa-bursa regional didominasi penguatan, kecuali bursa-bursa Tiongkok yang terjebak di zona negatif.
- Indeks Shanghai turun 37,632 poin (1,23%) ke level 3.019,18.
- Indeks Hang Seng turun 241 poin (1,15%) ke level 20.767,62.
- Indeks Nikkei-225 naik 13,82 poin (0,13%) ke level 10.828,85.
- Indeks Straits Times naik tipis 2,56 poin (0,09%) ke level 2.888,92.
- Indeks KOSPI naik tipis 7,38 poin (0,44%) ke level 1.688,39.
Perdagangan berjalan sangat ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 118.367 kali pada volume 5,498 miliar lembar saham senilai Rp 5,046 triliun. Sebanyak 113 saham naik, 96 saham turun dan 85 saham stagnan.
Saham-saham yang naik harganya antara lain Astra International (ASII) naik Rp 1.200 ke Rp 43.000, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 750 ke Rp 17.100, United Tractors (UNTR) naik Rp 650 ke Rp 18.900, Indo Tambang (ITMG) naik Rp 250 ke Rp 37.250, Unilever (UNVR) naik Rp 200 ke Rp 12.450, Indocement (INTP) naik Rp 200 ke Rp 14.400, Lonsum (LSIP) naik Rp 150 ke Rp 9.650.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya adalah Goodyear (GDYR) turun Rp 350 ke Rp 11.630, Sarana Menara (TOWR) turun Rp 225 ke Rp 2.300, Samudera Indonesia (SMDR) turun Rp 150 ke Rp 3.200, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 100 ke Rp 25.800, XL (EXCL) turun Rp 100 ke Rp 3.350, Indosat (ISAT) turun Rp 100 ke Rp 5.850.
Β
(dro/qom)











































