CIMB Niaga Jajaki Rights Issue

CIMB Niaga Jajaki Rights Issue

- detikFinance
Kamis, 25 Mar 2010 17:07 WIB
CIMB Niaga Jajaki Rights Issue
Jakarta - PT CIMB Niaga Tbk (BNGA) sedang menjajaki kemungkinan menerbitkan saham baru dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) alias rights issue usai penerbitan obligasi subordinasi senilai Rp 3 triliun pada triwulan I-2010.

"Kami sedang menjajaki rights issue setelah penerbitan obligasi subordinasi," ujar Direktur Utama BNGA Arwin Rasyid usaha penyelenggaraan RUPS di kantornya, Graha Niaga, Jakarta Kamis (25/3/2010).

Namun nilai rights issue masih belum ditentukan lantaran menunggu realisasi penerbitan obligasi subordinasi Rp 3 triliun terlebih dahulu. Pada triwulan II-2010, BNGA akan menerbitkan obligasi subordinasi senilai Rp 3 triliun. Dananya akan digunakan untuk membiayai kembali (refinancing) 2 obligasi perseroan yang jatuh tempo tahun 2010 dan 2011.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dua obligasi ini merupakan obligasi yang diterbitkan oleh Bank Niaga dan Bank Lippo sebelum merger. Obligasi bank Niaga senilai US$ 100 juta akan jatuh tempo Juni 2010, sedangkan obligasi Bank Lippo senilai US$ 200 juta akan jatuh tempo di 2011.

Setelah penerbitan obligasi subordinasi ini terealisasi, BNGA juga megkaji kemungkinan rights issue guna memperkuat struktur permodalan. Arwin menjelaskan, perseroan akan mengalami peningkatan kredit di tahun 2010.

Oleh sebab itu, persediaan dana segar sangat dibutuhkan guna menjaga rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) perseroan tetap berada di kisaran 13-15%. Salah satu cara memenuhinya adalah dengan melakukan rights issue.

"Masih dalam penjajakan. Berapa dan kapannya masih belum," jelas Arwin.

 

 

(dro/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads