Pada perdagangan Kamis (25/3/2010), IHSG ditutup naik 24,299 poin (0,87%) ke level 2.799,149. Indeks LQ 45 juga menguat 5,808 poin (1,07%) ke level 546,066.
Setelah penguatan tajam pada perdagangan kemarin, kini profit taking siap menghadang lagi langkah IHSG. Pada perdagangan Jumat (26/3/2010), IHSG diprediksi masih akan bergerak fluktuatif.
Investor harus mewaspadai saham-saham perbankan yang sudah melesat terlalu tajam pada perdagangan sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan Kamis (25/3/2010), indeks Dow Jones ditutup menguat tipis 5,06 poin (0,05%) ke level 10.841,21. Indeks Standard & Poor's 500 melemah tipis 1,99 poin (0,17%) ke level 1.165,73 dan Nasdaq melemah 1,35 poin (0,06%) ke level 2.397,41.
Namun Bursa Jepang dibuka masih menguat. Indeks Nikkei-225 dibuka naik 66,44 poin (0,61%) ke level 10.895,29.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
eTrading Securities:
Pada perdagangan hari kamis indeks ditutup menguat 24 point menuju level 2799 dimana asing masih tetap melakukan pembelian di sector banking tercatat asing asing net sell di sector ini sebesar 323 miliar dan jika kita liha IHSG dimana dia melakukan doji pada saat diatas dan perlu konfirmasi ada hari ini kita lihat market yang telah menyentuh level 2800 maka ada kemungkinan untuk IHSG dilanda profit taking dengan kisaran IHSG pada hari ini 2779 – 2838, dengan saham-saham yang dapat dicermati BBRI, BBNI,BDMN.
Panin Sekuritas:
IHSG bergerak volatile dan gagal ditutup diatas level 2.800. Meski sempat tertekan, akhirnya indeks dapat bergerak menguat pada sesi 2 perdagangan. Kami melihat mulai muncul tekanan jual setelah indeks bergerak menguat beberapa pekan terakhir. Meski demikian, kami melihat saat ini indeks masih berada dalam bullish trend untuk jangka pendek maupun menengah. Kami memperkirakan IHSG akan bergerak fluktuatif pada kisaran support-resistance 2.770-2.830.
(qom/qom)










































