Pada perdagangan Jumat (26/3/2010), IHSG dibuka melemah 1,152 poin (0,04%) ke level 2.797,997. Namun sessat berikutnya IHSG langsung berbalik arah dan dalam 5 menit awal perdagangan tercatat menguat 7,283 poin (0,26%) ke level 2.806,432.
Laju penguatan IHSG terutama ditopang oleh kenaikan harga saham PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) hingga Rp 500 (2,92%) ke level 17.600. Demikian pula saham Astra International (ASII) yang tercatat naik Rp 550 menjadi Rp 37.900.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara nilai tukar rupiah dibuka stabil di level 9.137 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.138 per dolar AS. Rupiah diperdagangkan pada volume yang sangat tipis.
"Hari ini kami perkirakan IHSG mixed menguat dengan potensi profi t taking pada kisaran 2779 β 2818 dengan pertimbangan : indikator klinger oscillator dan stochastic oscillator golden cross, indikator stochastic oscillator segera memasuki area overbought, muncul candle 3 white soldiers, kenaikan indek kemarin di ikuti dengan kenaikan volume," urai Sucorinvest.
Pagi ini bursa regional Asia di buka melemah saat harga komoditas turun dan belum tercapai kesepakatan cara penyelelamatan Yunani.
Sehingga hal ini bisa memicu lebih awal aksi profit taking di BEI.
Bursa-bursa regional pagi ini cukup variatif:
- Indeks Hang Seng turun 98,9 poin ke level 20.679,65.
- Indeks Nikkei-225 naik 67,75 poin ke level 10.896,65
- Indeks Straits Times naik 1,12 poin ke level 2.889,49.
(qom/qom)











































