"Tahun ini minimal 2 (tambang). Kita harapkan semester I ini bisa rampung satu," kata Direktur Utama PTBA Sukrisno usai Raker Kedeputian PISET BUMN di kantor pusat PLN, Jakarta, Sabtu (27/3/2010).
Ia mengatakan, saat ini setidaknya ada 4 buah tambang batubara yang sedang diincar perseroan. Emiten berkode PTBA itu sudah melayangkan penawaran ke salah satu tambang yang akan diincar tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Sukrisno, pihaknya sudah menganggarkan dana khusus untuk akuisisi tambang senilai Rp 1,5 triliun tahun ini. Uangnya diambil seluruhnya dari kas internal perseroan.
Namun sayangnya, ia enggan membocorkan identitas tambang yang akan diambil alih tersebut, begitu pula dengan nilai akuisisinya.
"Jangan disebutkan dulu lah, nilainya juga belum bisa," ujarnya.
Saat ini kapasitas produksi BUMN tambang itu sebanyak 12 juta ton per tahun. Dengan rampungnya akuisisi tambang di Kalimantan tersebut maka kapasitas produksi perseroan akan bertambah 10 persen menjadi 13,2 juta ton per tahun.
(ang/qom)











































