Pada perdagangan Senin (29/3/2010), IHSG dibuka naik tipis ke level 2.813,491 dibanding penutupan akhir pekan kemarin di level 2.813,082. Sesaat setelah dibuka, IHSG sempat turun ke level 2.807,635. Namun perlahan koreksi mulai menipis seiring dengan penguatan tajam indeks saham sektor pertambangan dan perkebunan..
"Hari ini kami perkirakan IHSG mixed dengan potensi profit taking pada kisaran 2790 â 2818 dengan pertimbangan : indikator stochastic di area overbought (93) dan kenaikan indek kemarin diikuti dengan volume yang tetap," demikian analisis dari Sucorinvest.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untungnya, saham-saham raksasa sektor pertambangan dan perkebunan masih menjadi buruan investor, sehingga mengalami kenaikan harga cukup tinggi seperti saham Indo Tambang (ITMG) yang naik Rp 1.150 (2,98%), Lonsum (LSIP) naik 2,09%, Astra Agro (AALI), Indocement (INTP) dan sebagainya.
Nilai transaksi juga membengkak lantaran adanya transaksi tutup sendiri (crossing) saham XL Axiata (EXCL) terkait penjualan 18% saham perseroan oleh induknya Axiata Group Berhad.
Sementara nilai tukar rupiah menguat tipis ke level 9.155 dari penutupan sebelumnya 9.125.
Bursa-bursa regional pagi ini cukup variatif:
- Indeks Hang Seng naik 175,36 poin ke level 21.228,47.
- Indeks Nikkei-225 turun 57,24 poin ke level 10.939,13
- Indeks Straits Times naik 14,49 poin ke level 2.920,77.
Â
Â
(dro/qom)











































