Saham Schlumberger Ltd., Exxon Mobil Corp. dan Alcoa Inc. naik yang tergabung dalam saham-saham komoditas setelah minyak mentah dan metal mengalami kenaikan. Indeks Standard & Poor's 500 (+0.6%) ke 1,173.22. Dow Jones Industrial Average (+0.4%) ke 10,895.86.
Regional Pagi: Bursa saham Asia menguat setelah meningkatnya belanja konsumen AS untuk bulan kelima serta tumbuhnya kepercayaan terhadap prospek ekonomi di Eropa. Canon Inc. dan Samsung Electronics Co., naik sedikitnya 1%. Mitsubishi Corp dan BHP Billiton Ltd menguat lebih dari 1% setelah melonjaknya harga minyak dan logam. Kobe Steel Ltd (+3.1%) setelah perusahaan menurunkan prediksi rugi FY. S&P/ASX200 (+0.49%) 4921 Nikkei 225 (+0.4%) 11,026 Kospi (+0.6%) 1,702 STI (+0.12%) 2932
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Economic & Industrial News
Energy: Harga gas industri tetap naik 1 April 2010
PT Perusahaan Gas Negara tetap akan menaikkan harga gas untuk industri sebesar 15 persen per 1 April 2010. Hal itu sesuai harga keekonomian gas yang dihasilkan produsen, Namun, kenaikan harga itu dikhawatirkan akan membebani pelaku industri pengguna gas.
Untuk pelanggan industri di wilayah Jawa Barat, alokasi pasokan gas 329 juta standar metrik kaki kubik per hari (mmscfd). Secara terpisah, Sekretaris Perusahaan PT PGN Wahid Sutopo menyatakan, saat ini harga jual gas 3,8 dollar AS per juta british thermal unit (MMBTU) ditambah biaya transportasi. Dalam sejumlah kontrak jual-beli gas antara PT PGN dan sejumlah produsen, harga gas telah naik, termasuk dari Medco dan PT Pertamina HE ONWJ.
Commodity: Hambatan Ekspor CPO ke Eropa coba diurai
Ultimatum boikot para eksportir minyak sawit mentah (crude palm oil) Indonesia akibat pemutusan kontrak yang dialami PT Sinar Mas, akhirnya diseriusi pemerintah Uni Eropa (UE). Working Group on Trade and Investment Indonesia European Union (WGTI) pada 25-26 Maret 2010 di Brussels, Belgia, menyepakati adanya penelitian bersama tentang kadar kandungan emisi pada produk kelapa sawit Indonesia dan kemungkinan pengakuan sertifikat RSPO sebagai syarat ekspor kelapa sawit Indonesia ke UE.
Untuk diketahui, pemutusan kontrak CPO PT Sinar Mas dilakukan oleh PT Unilever dan PT Nestle karena isu lingkungan yang dilontarkan LSM Greenpeace. Selain ekspor CPO, delegasi Indonesia juga coba memecahkan hambatan ekpor yang dialami produk perikanan dan kakao ke UE. Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) mancatat penjualan CPO dan turunannya ke UE pada Februari 2010 sebesar 328.587 ton, atau lebih rendah daripada Januari 2010 yang menembus angka 1,2 juta ton.
Economic: Porsi Asing di SUN Tembus Rp130,32 Triliun
Porsi kepemilikan investor asing pada surat utang negara (SUN) kembali menembus level tertinggi yakni sebesar 22,01% pada akhir pekan lalu, atau berada di level Rp130,32 triliun. Data kepemilikan SUN oleh bank berada pada level Rp239,28 triliun, atau sebesar 39,92%. Reksa dana berada pada level Rp46,65 triliun atau sebesar 7,78%, dan asuransi pada level Rp78,27 triliun atau sebesar 13,05%.
Economic: Sembilan Perusahaan Australia Investasi US$15 Juta
Sembilan perusahaan Australia berkomitmen masuk ke industri pembibitan sapi Indonesia dengan investasi awal US$10-15 juta. Enam perusahaan di antaranya aka masuk melalui lima perusahaan pembibitan dalam negeri. Keenam perusahaan Australia trsebut adalah North Australia Cattle Company, Wellard Exports, South East Asia Livestock, Consolidated Pastoral Company, Austrex, dan Landmark Global. Sedangkan 3 perusahaan lainnya hingga saat ini belum bisa diekspos.
Corporate news
TLKM: TelkomGroup Buka Outlet di Carrefour
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) serentak membuka outlet penjualan produk TelkomGroup di 23 lokasi store Carrefour di tujuh kota besar Indonesia, yakni Medan, Jabotabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Denpasar. Pembukaan outlet store TelkomGroup di jaringan hipermarket Carrefour itu akan memudahkan masyarakat memperoleh informasi maupun membeli berbagai produk TelkomGroup, seperti Flexi, Speedy, dan Yes TV.
MEDC: Anggarkan Capex US$ 215 Juta
PT Medco Energi International Tbk (MEDC) menyiapkan belanja modal (capex) sebesar US$ 215,3 juta atau sekitar Rp 1,95 triliun pada tahun ini. Capex tersebut akan digunakan untuk pendanaan berbagai kegiatan usaha, sehingga kinerja keuangan tahun ini diharapkan lebih baik dari tahun 2009. Perseroan juga akan membatasi pendanaan untuk kegiatan usaha baru seperti unit inkubator dan mengurangi biaya internal serta eksternal.
PGAS: Harga Gas Tetap Naik 15%
Meski kalangan industri menolak, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) tetap akan menaikkan harga gas sebesar 15% per 1 April 2010. Alasannya, harga pembelian gas perusahaan itu rata-rata naik 50% menjadi US$ 5 per mmbtu.
EPMT: Cetak Penjualan Rp8,55 Triliun
PT Enseval Putera Megatrading Tbk membukukan total penjualan bersih Rp8,55 triliun pada tahun lalu, tumbuh 15,7% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp7,39 triliun. Laba perseroan meningkat 33,4% menjadi Rp484,4 miliar, sedangkan laba bersih Enseval tumbuh 23,3% menjadi Rp329 miliar pada tahun lalu.
BRPT: Raup Laba Rp 547,2 Miliar
PT Barito Pacific Tbk (BRPT) sepanjang 2009 mencatat laba bersih Rp 547,26 miliar atau naik 116% dibanding rugi bersih pada 2008 sebesar Rp 3,3 triliun. Kenaikan laba bersih disebabkan oleh turunnya beban pokok penjualan menjadi Rp 12,64 triliun dibanding periode sebelumnya sebesar Rp 19,38 triliun. Akibatnya, laba kotor perseroan naik menjadi Rp 1,75 triliun atau tumbuh sebesar 266,16% dari rugi kotor pada periode sama tahun lalu sebesar Rp 1,05 triliun. Hingga Desember 2009, perseroan memiliki kas dan setara kas Rp 1,86 triliun atau naik 19 persen dibanding 2008 sebesar Rp 1,57 triliun.
BBRI: KUR Tembus Rp 13,40 Triliun
Kredit Usaha Rakyat (KUR) PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencapai Rp 13,40 triliun hingga Februari 2010. KUR tersebut didominasi oleh usaha mikro sebesar Rp 9,9 triliun diikuti KUR ritel senilai Rp 3,4 triliun. Outstanding KUR BRI berpeluang melonjak dengan berlakunya aturan penyaluran tunggal KUR di bawah Rp 5 juta oleh BRI.
AKRA: Raih Laba Rp274,7 Miliar
PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) mencatat kenaikan laba bersih 31% menjadi Rp274,7 miliar pada 2009 dibandingkan 2008 sebesar Rp210 miliar. Pencapaian laba tertinggi dalam sejarah perseroan itu berasal dari peningkaran penjualan BBM. Laba kotor konsolidasi AKR tercatat Rp953,6 miliar, degan margin sebesar 10,6%. Pihaknya berhasil menjual 1,025 juta kl produk BBM pada 2009, meningkat 53% dibandingkan 2008.
JSMR: Proyek JORR II Peroleh Pendanaan
PT Jasa Marga Tbk (JSMR) tengah memfinalisasi draf kesepakatan pendanaan dua tol lingkar luar Jakarta (Jakarta Outer Ring Road/JORR) II dari tiga bank BUMN, yakni BNI, BRI, dan Bank Mandiri. Diharapkan dalam waktu dekat draf tersebut dapat ditandatangani sehingga pembangunan dua proyek tol senilai Rp 4,35 triliun itu mulai dikerjakan.
Earning Watch
GGRM: Laba Bersih 2009 Sebesar Rp 3,46 Triliun VS Rp 1,88 Triliun
Produsen rokok PT Gudang Garam (GGRM) mencatatkan kenaikan laba bersih hingga 84% pada 2009 yang sebagian besar dikarenakan kenaikan penjualan. Laba bersih untuk periode Januari-Desember naik menjadi Rp 3,46 triliun dari Rp 1,88 triliun pada tahun sebelumnya. Penjualan naik 9% menjadi Rp 32,97 triliun dari Rp 30,25 triliun pada akhir 2008.
Rumor
PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) dikabarkan bakal mengakuisisi saham PT Pyridam Farma Tbk (PYFA). Perseroan akan membeli 54% saham pengendali Pyridam, yaitu PT Pyridam International, guna ekspansi anorganik. Pemilik saham PYFA dikabarkan menawarkan pada harga buku (book value) 1,5 kali atau sekitar Rp250.
Saham PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) dikabarkan akan dibawa ke level Rp750-800 seiring rencana penseroan menerbitkan obligasi. Satu sumber menyebutkan, sudah ada pembeli siaga (standby buyer) asal Timur Tengah dan negara tetangga. Pembangunan Jaya juga berencana menambah wahana baru, produksi air bersih, serta ekspansi ke mancanegara.
Earning Watch
- GGRM: Laba Bersih 2009 Sebesar Rp 3,46 Triliun VS Rp 1,88 Triliun
- MEDC: Laba Anjlok 93%
- BTEL: Pendapatan Capai Rp3,4 Triliun
- JSMR: Laba Bersih Tumbuh 40% pada 2009
- WIKA : Laba Bersih Naik 21% Pada 2009
- TOTL: Laba Bersih Naik 199% pada 2009
- TRAM: Pada 2009, Laba Bersih Melonjak 129%
Technical Picks
- ENRG (154) – Trading Buy
- ADRO (1890) – Trading Buy
- ANTM (2325) – Trading Buy
- BIPI (260) – Spec Buy.
(etr/qom)











































