Demikian disampaikan dalam laporan keuangan yang dipublikasikan, Selasa (30/3/2010).
Hingga akhir 2009, GGRM mencatat penjualan sebesar Rp 32,973 triliun, naik 8,99% dari tahun 2008 sebesar Rp 30,251 triliun. Beban pokok penjualan hanya naik tipis 2,83% menjadi Rp 25,807 triliun dari sebelumnya Rp 25,095 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Efisiensi beban usaha mendorong laba usaha naik 64,48% menjadi Rp 5,206 triliun dari sebelumnya Rp 3,165 triliun. Pos beban lain-lain juga berhasil ditekan 25,73% menjadi Rp 378,084 miliar dari sebelumnya Rp 509,102 miliar.
Setelah dikurangi pajak-pajak, GGRM mencetak laba bersih sebesar Rp 3,455 triliun, naik 83,77% dari tahun sebelumnya Rp 1,880 triliun. Laba per saham juga melesat 83,82% menjadi Rp 1.796 dari sebelumnya Rp 977.
Harga saham GGRM saat ini berada di level Rp 25.600. Itu berarti rasio harga saham terhadap laba per saham (PER) menjadi sebesar 14,25 kali, menjadi lebih murah dari posisi sebelumnya 26,20 kali.
Â
Â
(dro/qom)











































