First Media Rights Issue Rp 450 Miliar, Multipolar Siapkan Rp 233,7 Miliar

First Media Rights Issue Rp 450 Miliar, Multipolar Siapkan Rp 233,7 Miliar

- detikFinance
Selasa, 30 Mar 2010 17:22 WIB
First Media Rights Issue Rp 450 Miliar, Multipolar Siapkan Rp 233,7 Miliar
Jakarta - PT Multipolar Tbk (MLPL) siap menyuntikkan dana sebesar Rp 233,7 miliar kepada PT First Media Tbk (KBLV) melalui penerbitan saham baru anak usahanya itu senilai Rp 450 miliar. Dana diambil dari sebagian hasil penerbitan saham baru (right issue) MLPL dengan nilai total mencapai Rp 753,9 miliar.

Demikian disampaikan Managing Director MLPL Harijono Suwarno seusai RUPSLB di Hotel Sultan Jakarta Selasa (30/3/2010).

"Kami siap tambah modal ke First Media kurang lebih 31% (Rp 233,7 miliar) dari hasil penerbitan rights issue kita (MLPL). Ini untuk menjaga porsi kepemilikan kita yang saat ini mencapai 33,7%," ujar Harijono.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menambahkan, salah satu anak usahanya tersebut memang tengah berencana untuk menambah modal dalam rangka pengembangan WiMax (Broadband 4G) pada tahun 2010. Untuk itu KBLV berencana untuk menerbitkan saham baru melalui mekanisme HMTED sebesar Rp 450 miliar.

"Karena kalau mereka rights issue, kita harus siap-siap tambah modal agar tidak terdilusi. Sebagaian dana right issue kita untuk inject modal. Mereka (KBLV) sudah sampaikan ke Bapepam-LK atas rencana mereka. Rencananya 6 April RUPS-nya," jelasnya.

Sebagian dana hasil right issue juga telah perseroan siapkan untuk pembayaran kembali atas hutang-hutang (Debt Equity Ratio) mereka yang mencapai Rp 1,5 triliun. Jumlah dana yang disiapkan sekitar Rp 256,32 miliar.

"Kita punya opsi untuk lunasi lebih cepat, diperpanjang atau dilunasi. Khususnya kepada Credit Suisse karena yang jatuh tempo pada tahun ini. Sekitar 1/3 untuk debt balance sheet. Kita punya loan di beberapa bank diantaranya, Credit Suisse, CIMB Niaga, BNI, Mandiri, dan Permata," paparnya.

Sementara untuk pendapatan tahun 2010, perseroan menargetkan pertumbuhan 15-20% atau set dengan Rp 15,6 triliun. Sampai akhir tahun lalu diperkirakan pendapatan perseroan mencapai Rp13 triliun. Posisi kas hingga 31 Desember 2009, perseroan mencatat nilai sebesar Rp 1,5 triliun. Ini belum termasuk shortterm investment yang belum dimasukkan dalam neraca kas.

"Kita belum kasih angka pasti, karena belum tutup buku," katanya.

Untuk keperluan tersebut, MLPL akan mengambil sebagian dana hasil rights issue. MLPL akan menerbitkan HMETD sebanyak 6.031.252.940 lembar saham di harga Rp 125 per saham. Totalnya sebesar Rp 753,9 miliar.

Sebagian dari dana ini akan digunakan untuk menyerap rights issue KBLV, yakni sekitar Rp 233,7 miliar.

 

 

(wep/dro)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads