Asing Jual Saham Rp 660 Miliar, IHSG Terpangkas 20 Poin

Asing Jual Saham Rp 660 Miliar, IHSG Terpangkas 20 Poin

- detikFinance
Rabu, 31 Mar 2010 16:07 WIB
Asing Jual Saham Rp 660 Miliar, IHSG Terpangkas 20 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 20 poin seiring dengan kejatuhan harga saham-saham berkapitalisasi besar lantaran terpicu aksi jual asing sebesar Rp 660,294 miliar.

IHSG dibuka naik tipis ke level 2.798,677 dan langsung melesat hingga ke level 2.809,473, naik 11 poin dari penutupan kemarin di level 2.798,268. Rupanya penguatan IHSG tak bertahan lama. Mendadak aksi jual masif memukul jatuh IHSG cukup dalam.

Pada perdagangan sesi II, IHSG malah sempat menyentuh level 2.758,262, turun 40 poin dari penutupan kemarin. Hampir seluruh saham-saham unggulan berkapitalisasi besar didera tekanan jual yang cukup berat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hanya saham-saham sektor pertambangan yang masih bolak-balik bergerak di antara zona merah dan zona hijau. Saham-saham raksasa yang masih mengalami penguatan antara lain Adaro (ADRO), Inco (INCO), Bukit Asam (PTBA), Lonsum (LSIP), PGN (PGAS) dan Antam (ANTM).

Sedangkan indeks saham sektoral lainnya tampak tak mempunyai kekuatan untuk memasuki zona hijau. Saham-saham lapis dua tampak mendominasi penguatan. Perburuan saham-saham lapis dua tampaknya menjadi salah satu pilihan investor pada perdagangan hari ini.

Biasanya, perburuan saham-saham lapis dua akan berlangsung cukup panjang mengiringi periode sideways dalam grafik IHSG. Selama 3 hari terakhir, IHSG bergerak sideways setelah melakukan rally panjang selama 3 pekan berturut-turut.

Saham Delta Dunia (DOID) menjadi saham yang paling aktif diperdagangkan hari ini. Transaksi DOID mencapai Rp 579 miliar dengan volume tinggi. Harga saham DOID anjlok tajam lantaran rencana Recapital Advisors mengakuisisi 51% saham perseroan melalui penerbitan saham baru non HMETD di harga Rp 1.400 per saham.

Pada perdagangan Rabu (31/3/2010), IHSG ditutup anjlok 20,967 poin (0,75%) ke level 2.777,301. Indeks LQ 45 juga turun 4,501 poin (0,83%) ke level 539,801.

Sementara nilai tukar rupiah ditutup stagnan di level 9.090 per dolar AS, setelah sempat melemah hingga 9.115 per dolar AS di awal perdagangan.

Aktivitas investor asing juga didominasi aksi jual sebesar Rp 11,011 triliun, sedangkan transaksi jual asing sebesar Rp 11,671 triliun. Transaksi jual bersih asing (foreign net sell) sebesar Rp 660,294 miliar.

Bursa-bursa regional bergerak didominasi penguatan :
  • Indeks Shanghai turun 19,36 poin (0,62%) ke level 3.109,10.
  • Indeks Hang Seng turun 135,44 poin (0,63%) ke level 21.239,35.
  • Indeks Nikkei-225 turun 7,2 poin (0,06%) ke level 11.089,94.
  • Indeks Straits Times turun 37,57 poin (1,28%) ke level 2.895,82.
  • Indeks KOSPI turun 7,34 poin (0,43%) ke level 1.692,85.


Perdagangan berjalan sangat ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 119.535 kali pada volume 6,411 miliar lembar saham senilai Rp 15,121 triliun. Sebanyak 72 saham naik, 149 saham turun dan 57 saham stagnan.

Pembengkakan nilai transaksi disebabkan adanya transaksi penjualan saham Semen Gresik (SMGR) milik Blue Valley senilai Rp 9,821 triliun.

Saham-saham paling aktif naik harganya antara lain Sepatu Bata (BATA) naik Rp 1.000 ke Rp 30.000, BTPN (BTPN) naik Rp 700 ke Rp 7.900, Goodyear (GDYR) naik Rp 700 ke Rp 12.800, Astra Agro (AALI) naik Rp 300 ke Rp 24.600, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 200 ke Rp 17.400, Inco (INCO) naik Rp 100 ke Rp 4.725, PGN (PGAS) naik Rp 75 ke Rp 4.250.

Sedangkan saham-saham yang aktif turun harganya antara lain Bir Bintang (MLBI) turun Rp 1.000 ke Rp 163.000, Indo Tambang (ITMG) turun Rp 900 ke Rp 38.050, Petrosea (PTRO) turun Rp 900 ke Rp 9.000, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 600 ke Rp 24.750, Astra International (ASII) turun Rp 500 ke Rp 41.900, United Tractors (UNTR) turun Rp 350 ke Rp 18.350.

Β 

(dro/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads