Berdasarkan laporan keuangan PJAA yang dipublikasikan dalam keterbukaan informasi, Kamis (1/4/2010), pendapatan usaha perseroan tahun 2009 mencapai Rp 898,32 miliar. Pendapatan usaha perseroan naik tipis 5,14% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 854,37 miliar.
Perseroan sendiri membukukan beban penjualan sebesar Rp 523,14 miliar, atau meningkat 10,62% dari tahun sebelumnya, Rp 472,90 miliar. Dengan demikian laba kotor perseroan tercatat menurun 1,65% dari Rp 381,47 miliar menjadi Rp 375,17 miliar sampai akhir Desember 2009.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan penghasilan lain-lain bersih sebesar Rp 4,70 miliar, maka dipastikan laba sebelum pajak bertambah menjadi Rp 190,93 miliar. Ini turun 0,51% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, Rp 191,83 milar.
Beban pajak pun tercatat turun dari Rp 59,54 miliar menjadi Rp 53,47 miliar. Laba sebelum hak minoritas pun menjadi Rp 137,45 miliar, atau turun 3,9% dari capaian tahun 2008, Rp 132,29 miliar.
Setelah terpangkas hak minoritas sebesar Rp 66,05 juta, maka laba bersih perseroan menjadi Rp 137,38 miliar atau naik tipis 3,89% dari tahun lalu, Rp 132,23 miliar. Laba per saham dasar pun tercatat Rp 86 per saham. Bandingkan di tahun lalu sebesar Rp 83 per saham.
Â
Â
(wep/dro)










































