"Dia orangnya baik, dan pengusaha yang berhasil. Baiknya luar biasa, gampang memberi," ujar Ical saat ditemui usai melayat jenazah William yang disemayamkan di rumah duka RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Sabtu (3/4/2010).
Ical mengatakan, William tak segan-segan membagi pengalaman dan keberuntungannya kepada setiap orang. Dan lagi, William termasuk orang yang sangat dermawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
William telah meninggal di RS Medistra, Jumat (2/4/2010) malam karena sakit. Jenazah disemayamkan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat mulai hari ini sampai Senin (5/4/2010). William dikenal sebagai taipan panutan yang tulus mencintai bangsanya. Beliau meninggalkan 1 Istri dan 4 orang anaknya.
William Soerjadjaja mendirikan PT Astra Internasional pada 1957, kemudian menjadi perusahaan otomotif cukup ternama di Indonesia. Hanya dalam tempo 13 tahun sejak berdiri tak kurang dari 72 perusahaan telah bernaung di bawah bendera grup tersebut.
Di akhir tahun 1992, jumlah itu telah merambah menjadi sekitar 300 perusahaan yang bergerak di berbagai sektor, tidak hanya dalam sektor otomotif tetapi juga sektor keuangan, perbankan, perhotelan dan properti.
(dnl/dnl)











































