"Secara konkret total quality control Kompas Gramedia belajar dari beliau," ungkapnya.
Menurut Bos Kelompok Kompas Gramedia ini, William sempat mengirimkan beberapa pegawainya untuk membagi ilmu kepada para pegawai perusahaan yang dilahirkan Jakob. Jakob sendiri mengenal William sejak tahun 1975-an. Jakob menilai William merupakan pribadi yang sederhana, religi, dan peduli dengan orang Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Jakob menganggap William memiliki kekuatan dalam mendelegasikan perusahaan.
William meninggal karena dimakan usia, dia meninggal pada umurnya ke-87. Salah satu kerabat keluarga mengatakan jenazah akan diberangkatkan pukul 09.00 Wib dari Rumah Duka RSPAD Gatot Subroto menuju rumah kremasi Oasis Lestari.
Menurutnya, William memang sudah beberapa kali dirawat di rumah sakit. Namun, berdasarkan diagnosa dokter tidak ada tanda-tanda penyakit saat beliau meninggal. "Ini hanya karena usia saja," ungkapnya.
Pertama kali beliau di rawat sejak 26 Desember 2009-14 Februari 2010 di RS Medistra Jakarta. Lalu beliau kembali masuk rumah sakit pada tanggal 10 Maret 2010 hingga menembuskan napas terakhir pada 2 April 2010 pukul 22.43.
Kepala Divisi Humas PT Astra Internasional Yulian warman mengatakan beliau sangat menekankan ajaran hormat menghormati antar sesama, dengan catur darma.
"Dia sangat merakyat ke karyawan dan memacu dengan standar quality yang bagus," imbuhnya.
(nia/dnl)











































