IHSG dibuka naik tipis ke level 2.831,031 dan langsung menguat tajam hingga sempat menyentuh level 2.882,998 atau naik 53 poin dibanding penutupan akhir pekan lalu di level 2.829,996.
Penguatan dipicu oleh perdagangan pre-opening yang langsung menguat 14,392 poin (0,50%) ke level 2.844,388 menembus rekor tertinggi IHSG.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penguatan saham-saham di semua sektor mendorong IHSG naik tajam dipimpin oleh peningkatan saham Astra International (ASII) yang membuat indeks saham sektor aneka industri melesat hampir 7%, diiringi oleh penguatan saham sektor pertambangan dan perkebunan.
Saham-saham yang mengalami pelemahan harga didominasi oleh saham-saham lapis dua. Saham-saham unggulan yang bergerak di zona negatif adalah seluruh saham Bakrie 7 karena penurunan kinerja cukup besar serta saham-saham sektor logam seperti Aneka Tambang (ANTM), Latinusa (NIKL), Inco (INCO) dan sebagainya.
Pada perdagangan Senin (5/4/2010) sesi I, IHSG ditutup menguat tajam 50,323 poin (1,77%) ke level 2.880,319. Indeks LQ 45 juga menguat 10,513 poin (1,91%) ke level 560,893.
Aktivitas investor asing juga didominasi aksi pembelian dengan nilai beli bersih asing (foreign net buy) sebesar Rp 327 miliar.
Bursa-bursa regional Asia didominasi penguatan, kecuali bursa Korea yang melemah. Bursa Hong Kong dan China masih tutup libur paskah.
- Indeks Nikkei-225 naik 34,12 poin (0,30%) ke level 11.321,35.
- Indeks Straits Times naik tajam 8,17 poin (0,25%) ke level 2.951,21.
- Indeks Bombay naik 95,91 poin (0,54%) ke level 17.790,90.
- Indeks KOSPI turun 7,96 poin (0,46%) ke level 1.715,21.
Perdagangan berjalan sangat ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 62.037 kali pada volume 2,643 miliar lembar saham senilai Rp 2,463 triliun. Sebanyak 107 saham naik, 72 saham turun dan 71 saham stagnan.
Saham-saham paling aktif naik harganya antara lain Astra International (ASII) naik Rp 3.150 ke Rp 47.650, United Tractors (UNTR) naik Rp 800 ke Rp 19.400, Indospring (INDS) naik Rp 525 ke Rp 2.750, Adira Finance (ADMF) naik Rp 500 ke Rp 8.700, Indo Tambang 9ITMG) naik Rp 350 ke Rp 38.850, BCA (BBCA) naik Rp 250 ke Rp 5.700.
Sedangkan saham-saham yang aktif turun harganya antara lain Charoen Pokphand (CPIN) turun Rp 50 ke Rp 2.750, Inco (INCO) turun Rp 50 ke Rp 4.650, Antam (ANTM) turun Rp 25 ke Rp 2.375, Sarana Menara (TOWR) turun Rp 25 ke Rp 2.200, Indah Kiat (INKP) turun Rp 25 ke Rp 2.250.
Â
Â
(dro/qom)











































