Pada perdagangan Senin (5/4/2010), IHSG ditutup menguat tajam 57,250 poin (2,02%) ke level 2.887,246. Indeks LQ 45 juga menguat 11,586 poin (2,1%) ke level 561,966.
Setelah penguatan tajam kemarin, posisi IHSG kini sangat rawan koreksi meski trend bullish masih ada. IHSG pada perdagangan Selasa (6/4/2010) diprediksi akan mengalami koreksi meski akan ada upaya untuk mendekati level 2.900.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bursa Wall Street kemarin ditutup menguat, namun indeks Dow Jones masih belum berhasil menjebol level 11.000. Saham-saham sektor energi melonjak menyusul naiknya harga minyak hingga US$ 86 per barel.
Pada perdagangan Senin (5/4/2010), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup naik 46,48 poin (0,43%) ke level 10.973,55. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 9,34 poin (0,79%) ke level 1.187,44 dan Nasdaq menguat 26,95 poin (1,12%) ke level 2.429,53.
Sementara Bursa Tokyo mengawali perdagangan Selasa ini dengan penguatan tipis saja. Indeks Nikkei-225 dibuka naik tipis 11,4 (0,1%) ke level 11.350,70.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
eTrading Securities:
Pada perdagangan awal minggu ini akhirnya IHSG akhirnya membentuk New all time high, IHSG ditutup menguat 57 point (+2.02%) pada level 2887 dengan saham2 yang menjadi driver utama adalah saham blue chip seperti ASII,SMGR,BBRI,UNTR dan yang menjadi top loser seperti AALI,ANTM jika kita lihat asing masih melakukan net buy secara massif di IHSG tercatat asing melakukan net buy sebesar 440m. kisaran pada hari ini akan berkisar pada level 2864-2924 dan saham-saham yang layak dicermati seperti SMGR,BBRI,TLKM,BHIT.
Panin Sekuritas:
IHSG ditutup mencatat rekor tertinggi sepanjang masa didukung oleh terus masuknya aliran dana asing ke pasar finansial Indonesia. Kuatnya fundamental ekonomi Indonesia disertai suku bunga yang rendah menciptakan optimisme investor terhadap pasar modal Indonesia. Hal ini sebeneranya telah tercermin dari dinaikkannya rating serta prospek Indonesia oleh lembaga pemeringkat internasional S&P.
Kami melihat saat ini IHSG tengah berada dalam bullish trend, meski mulai dibayangi oleh ancaman profit taking. Hari ini kami perkirakan indeks akan menguji level resistance 2.900. Sementara untuk support berada di 2.862.
(qom/qom)










































