Demikian dijelaskan Chief Executive Officer ASQBI, kira Liehara dalam keterangan tertulisnya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (6/4/2010).
Ia menjelaskan, masa penawaran tender telah dimulai sejak 4 Desember 2009 hingga 11 Desember 2009. Pada tanggal penutupan, terdapat 61.390 lembar saham seri A yang telah ditawarkan oleh pemegang saham masyarakat dan telah dibeli perseroan di harga Rp 144.790 per lembar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai tender offer, Taisho Jepang resmi memiliki 825.640 saham seri A dan 9.268.000 saham seri B, atau 98,57% dari jumlah seluruh saham yang telah dikeluarkan dan disetor penuh.
Kepemilikan saham oleh masyarakat yang tersisa saat ini sebanyak 146.360 saham seri A atau 1,43% dari total saham.
Â
Â
(wep/dro)











































