Demikian disampaikan oleh Pjs Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution dalam jumpa pers di Gedung BI, Jakarta, Selasa (6/4/2010).
"Nilai tukar Rupiah dalam tren menguat sejalan dengan fundamental perekonomian yang membaik dan risiko investasi yang menurun. Selama triwulan I-2010, Rupiah secara rata-rata mencatat penguatan sebesar 2,2%," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Neraca Pembayaran mencatat surplus sejalan dengan aliran modal yang masih terus masuk karena kondisi makroekonomi yang membaik, imbal hasil rupiah yang masih menarik serta risiko investasi yang menurun. Dengan perkembangan tersebut, cadangan devisa Indonesia sampai dengan akhir triwulan I-2010 mencapai US$ 71,8 miliar atau setara dengan 5,8 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah," tutupnya.
(dnl/qom)











































