Namun pelemahan IHSG ini dinilai cukup normal mengingat IHSG sebelumnya sudah menguat cukup cepat dan tajam menembus level 2.900. Investor memanfaatkan momentum pelemahan bursa-bursa regional untuk melakukan profit taking.
Mengawali perdagangan, IHSG langsung mengalami koreksi hingga 1,760 poin ke level 2.886,822. Namun pelemahan IHSG selanjutnya semakin tak terbendung lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 61.696 kali pada volume 2.937 juta lembar saham senilai Rp 2.449 triliun. Sebanyak 53 saham naik, 108 saham turun dan 70 saham stagnan.
Bursa-bursa Asia pada sesi siang ini juga kompak melemah.
- Indeks Shanghai turun 11,98 poin (0,38%) ke level 3.136,24.
- Indeks Hang Seng melemeh 37,18 poin (0,17%) ke level 21.891,59.
- Indeks Nikkei-225 melemah 105,22 poin (0,92%) ke level 11.187,61.
- Indeks Straits Times melemah 24,65 poin (0,82%) ke 2.963,45.
Saham-saham paling aktif yang naik harganya di top gainer antara lain Kalbe Farma (KLBF) naik Rp 70 menjadi Rp 2.000, Delta Dunia (DOID) naik Rp 70 menjadi Rp 2.000, Telkom (TLKM) naik Rp 50 menjadi Rp 8.100, Jasa Marga (JSMR) naik Rp 30 menjadi Rp 1.900.
Sedangkan saham-saham paling aktif yang turun harganya antara lain Astra International (ASII) turun Rp 1.400 menjadi Rp 44.100, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 200 menjadi Rp 5.050, PTBA turun Rp 450 menjadi Rp 17.600, BRI (BBRI) turun Rp 250 menjadi Rp 8.450, Semen Gresik (SMGR) turun RP 100 menjadi Rp 8.150, United Tractor (UNTR) turun Rp 500 menjadi RP 18.900.
(qom/dnl)











































