Menurut Kepala Biro PKP Sektor Rill Bapepam-LK Anis Baridwan, dokumen permohonan listing Nippon Indosari sudah masuk akhir pekan lalu. Dan dirinya mengakui, proses penelaahan sedang berjalan dan diharapkan bisa secepatnya dari target yang diamanatkan undang-undang selama 45 hari.
"Kalau bisa cepat kenapa harus nunggu 45 hari. Lagi pula kami kita komitmen batasnya dipercepat jadi 35 hari. Kita tidak berkapasitas untuk komentari target mereka, tapi kalau mereka pengen Juni, kita dukung," paparnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, PT Nippon Indosari Corpindo menyampaikan niatnya kepada BEI untuk listing di pasar modal pada Juni 2010. Perseroan akan melepaskan 15% sahamnya kepada publik.
"Baru saja kami terima delegasi dari Nippon. Mereka mau IPO. Time table-nya listing direncanakan Juni (2010)," ungkap Eddy beberapa saat lalu.
BEI pun menyambut baik rencana perseroan untuk mencatatkan saham perdananya. "Tentu dari sisi brand, semua orang sudah kenal," papar Eddy.
Nippon Indosari Corpindo merupakan perusahaan bermodal asing, yang memproduksi roti dan terbesar di Indonesia. Perseroan mempunyai dua pabrik terletak di Kawasan Industri Jababeka Cikarang dan satu pabrik lagi di Kawasan Industri Pasuruan, Jawa Timur.
Pada bulan September 1996, Nippon meluncurkan produk roti yang pertama dengan brand Sari Roti kemudian pada awal tahun 2001, meluncurkan brand ke dua yaitu Boti.
(wep/ang)











































