Namun keluarnya angka penjualan ritel selama Maret berhasil mengangkat indeks saham di Wall Street dari teritori negatif. International Council of Shopping Centers (ICSC) menyatakan, penjualan di jaringan pertokoan AS selama Maret melonjak hingga 9% atau tertinggi sejak Maret 1999.
"Penjualan ritel adalah tulang punggung dari pemulihan perekonomian. Dasar pemikirannya adalah, jika belanja konsumen dan penjualan ritel dijaga mendekati beberapa tahun yang lalu, maka akan ada pemulihan ekonomi yang sebenarnya," ujar Keith Springer, Presiden Capital Financial Advisory Services seperti dikutip dari Reuters, Jumat (9/4/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham sektor ritel menguat seperti Target Corp naik 3%, Gap Inc naik 3,1%. Sedangkan saham UAL Corp's United Airlines dan US Airways melonjak setelah keduanya diberitakan merundingkan merger membentuk maskapai terbesar kedua. Saham UAL Corp melonjak 6,8% dan US Airways naik 10,7%.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan transaksi di New York Stock Exchange mencapai 8,48 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu yang mencapai 9,65 miliar.
(qom/qom)











































