"Sekitar Rp 1-1,5 triliun. Maksimal mungkin Rp 1,5 triliun," kata Direktur Utama Jasa Marga Frans Sunito di Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (9/4/2010).
Ia mengatakan, dana hasil penerbitan surat utang tersebut akan dipakai untuk membiayai utang jatuh tempo perseroan tahun ini sekitar Rp 1 triliun. Rencananya, obligasi itu akan diterbitkan di semester II atau sekitar akhir tahun 2010.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang trend pendapatan selalu melambat di awal tahun, nanti mulai meningkat di akhir tahun," jelasnya.
Laba bersih perseroan tercatat Rp 992 miliar di tahun lalu. Namun sayangnya, ia enggan menyebutkan target laba bersih perseroan di tahun 2010 ini.
"Kalau target bottom line tidak bisa kita buka karena perusahaan tbk," ungkapnya.
(ang/qom)











































