Sementara dari sisi pendapatan, pada kuartal I-2010 perseroan juga telah meraup dana sekitar Rp 200 miliar dari target tahun ini sebesar Rp 1 Triliun.
"Memang kalau pada bulan Januari sampai Maret, jumlah orang yang berekreasi tidak terlalu besar," ungkap Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol, Budi Karya Sumadi saat berbincang dengan detikFinance, Minggu (11/04/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang sedang dikontruksi. Mudah-mudahan bisa beroperasi awal Juni," ujar Budi.
Wahana yang dibeli dari Amerika tersebut terdiri dari dua tower setinggi 56 meter dengan ukuran 3x3 meter. Kedua tower terdiri dari empat sisi, dimana di masing-masing sisi akan ada tiga tempat duduk untuk para pengunjung dengan safety belt untuk menjamin keselamatan pengunjung.
"Setelah duduk mereka akan diterbangkan ke atas, kemudian diturunkan lalu dinaikkan lagi dengan kecepatan yang sangat tinggi. Dijamin lebih seru dibandingkan Tornado," kata dia.
Adapun total dana yang dikeluarkan perseroan untuk membeli wahana tersebut sekitar Rp 45 miliar.
Selain itu, untuk dapat menggaet pengunjung sebanyak 14,5 juta orang di tahun ini, perseroan juga berencana untuk membeli Roller Coaster baru di Dufan. Saat ini Budi masih melakukan negosiasi dengan beberapa pihak dalam rangka merealisasikan rencananya tersebut.
"Itu belum dapat, masih nego," tandasnya.
(epi/Rez)











































