Regional Pagi: Saham-saham Jepang mengawali pekan ini dengan penguatan dengan didorong oleh eksportir. Saham perusahaan yang fokus pada ekspor, khususnya sektor teknologi, menarik keuntungan dari apresiasi euro terhadap yen selama sepekan. Hitachi Ltd (+1.6%), Nintendo Co (+2.1%). Dentsu Inc (+3.9%) setelah perusahaan menaikkan prediksi pendapatannya dan memperoleh upgrade dari Mitsubishi UFJ Securities.
Bursa Australia juga menguat di awal sesi menyusul penguatan pada futures komoditas dan sinyal positif dari Wall Street. Penguatan dipimpin oleh sektor energi, dengan BHP Billiton Ltd (+1.3%) Rio Tinto Ltd (+1.6%). S&P/ASX 200 (+0.7%) 4,981 Nikkei 225 (+0.9%) 11,299 Kospi (+0.23%) 1,728 STI (+0.42%) 2984
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Economic & Industrial News
Economic: Beban Utang RI Mengenaskan
Hingga Februari 2010, total utang pemerintah Indonesia mencapai Rp 1.619 triliun atau 25,8% dari PDB. Beban utang ini dinilai mengenaskan. Ketua Badan Anggaran DPR Harry Azhar Azis mengatakan dari total utang tersebut, sebesar 62,6% atau Rp 1.012 triliun dalam bentuk surat utang dan Rp 605,1 triliun merupakan pinjaman luar negeri.
Banking: DPK Bank BUMN Akan Capai Rp 922 Triliun
Total DPK bank-bank BUMN diperkirakan akan mencapai Rp 922,34 triliun hingga akhir 2010. Keempat bank pelat merah tersebut adalah Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN. DPK 4 bank pemerintah tersebut tumbuh sekitar 17,82% dibandingkan tahun sebelumnya.
Energy: BP Migas Optimis Produksi Minyak Tembus 1 Juta bph
BP Migas optimis jika produksi minyak mentah dan kondensat bisa mencapai satu juta barel per hari pada akhir tahun 2010. Menurut Deputi Operasi BP Migas, Budi Indianto optimisme itu karena selama 1-8 April ini, produksi minyak rata-rata sudah mencapai 972.000 bph sedangkan produksi minyak rata-rata selama tahun 2010 memang baru mencapai 955.729 bph.
Europe: Kawasan Euro Sepakati Bailout Yunani
Para pejabat kawasan euro menyetujui ketentuan bantuan keuangan bagi Yunani, akhir pekan lalu, di Brusels yang hampir sama dengan standar bailout yang dipakai Dana Moneter Internasional (IMF). Namun, persetujuan
itu tidak mampu membendung keputusan lembaga pemeringkat, Fitch Ratings, yang menurunkan peringkat utang Yunani 2 tingkat, ke BBB-, akibat memburuknya situasi ekonomi negara itu.
Sumber di Uni Eropa mengatakan bantuan keuangan yang diajukan kepada Yunani nilainya cukup tinggi untuk bisa memberikan shock theraphy kepada pasar. Namun, bunga yang dikenakan bisa melebihi 6% untuk pinjaman berjangka waktu sampai dengan 3 tahun. Adapun untuk pinjaman yang lebih panjang, bunganya melebihi 7%.
Corporate news
PTPP: Laba Bersih PP Kuartal I/2010 Naik 25%
Laba bersih PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PP) pada kuartal I/2010 melonjak 25% dibandingkan dengan perolehan pada tahun sebelumnya. Direktur Utama Pembangunan Perumahan mengatakan kinerja perseroan pada kuartal I/2010 lebih baik dari kuartal yang sama pada tahun sebelumnya, dibuktikan dengan tumbuhnya laba bersih 25%.
PJAA: Cetak Laba Rp 30 Miliar di 1Q10
PT Pembangunan Jaya Ancol, operator Taman Impian Jaya Ancol mencatat telah memperoleh laba bersih sekitar Rp 30 miliar pada kuartal I-2010, atau sekitar 20% dari target laba bersih perseroan tahun ini sebesar Rp 150 miliar. Sementara dari sisi pendapatan, pada kuartal I-2010 perseroan juga telah meraup dana sekitar Rp 200 miliar dari target tahun ini sebesar Rp 1 Triliun.
ISAT: Citigroup Tangani Tower Indosat
PT Indosat Tbk menunjuk Citigroup untuk menangani penjualan tower kepada pembeli lain senilai Rp2,3 T - Rp3 T. Eksekutif yang mengetahui pembicaraan itu menuturkan jajaran manajemen Indosat terus mematangkan rencana penjualan menara kepada pembeli lain, dan diperkirakan selesai dalam beberapa waktu ke depan.
BUMI: Bumi Mineral Akan IPO US$ 1 Miliar
PT Bumi Resources Mineral (BRM) menjajaki IPO saham senilai US$ 1 miilar atau sekitar Rp 9 triliun. Bumi Mineral merupakan anak usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang memiliki perusahaan tambang emas, tembaga, seng, timah, serta bijih besi di Indonesia dan Afrika. Seorang manajer investasi yang mengetahui rencana itu menuturkan, perusahaan dijadwalkan IPO akhir tahun 2010.
KARK: Bidik Rp 1,2 Triliun dari Rights Issue
PT Dayaindo Resources International Tbk (KARK) berencana menerbitkan saham baru atau rights issue. Perusahaan pertambangan ini membidik dana minimal Rp 1,25 triliun yang akan digunakan untuk membiayai akuisisi tambang nikel dan pelabuhan di wilayah Sulawesi. Sekretaris Perusahaan KARK, Endang Wijaya, mengatakan, pihaknya telah mendapat restu dari para pemegang saham untuk meningkatkan modal dasar. RUPSLB KARK, Jumat (9/4) pekan lalu, menyetujui peningkatan modal dasar dari Rp 672,16 miliar menjadi sebesar Rp 5 triliun.
ELTY: Akan lepas saham baru maksimal 10%
ELTY berniat segera menerbitkan saham baru tanpa HMETD. Menurut Corporate Secretary ELTY, maksimal ELTY akan menerbitkan 10% dari modal ditempatkan.
LPKR: Lippo Karawaci Dapat Peringkat B+
PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) memperoleh peringkat B+ dari lembaga pemeringkat Fitch Rating. Hal itu diberikan untuk default ratings perseroan dalam mata uang lokal dan jangka panjang (IDRs). Perseroan juga memperoleh outlook stabil dan peringkat nasional jangka panjang di level BBB+ (idn).
JSMR: Siap Akusisi Tol Rp 12 Triliun
PT Jasa Marga Tbk (JSMR) telah merampungkan uji tuntas (due diligence) terhadap 3 ruas tol dengan total nilai Rp 11,89 triliun. Dari hasil uji tuntas, ketiga ruas tol layak diakusisi oleh operator jalan tol terbesar di Indonesia itu.
ALFA: Chairul Tanjung Incar Alfa Retailindo
Pemilik Para Group, Chairul Tanjung mengakui saat ini pihaknya tengah mempersiapkan diri untuk mengakuisisi PT Alfa Retailindo Tbk (ALFA), yang sebagian besar sahamnya dimiliki oleh PT Carrefour Indonesia.
RMBA: Bentoel Tutup Pabrik di Cirebon
Perusahaan rokok, PT Bentoel International Investama Tbk, mulai menutup kegiatan operasional pabriknya di Cirebon, Jawa Barat, terhitung hari ini. Perseroan akan memindahkan operasional pabrik di Cirebon ke Malang, Jawa Timur. Sekretaris Perusahaan Bentoel International Investama Hadrianus Wahyu Trikusumo, mengatakan bergabungnya perseroan dengan PT British American Tobacco (BAT) Indonesia Tbk telah efektif pada 1 Januari 2010. Ini menyebabkan Bentoel hanya menjadi perusahaan penerus kegiatan (surviving company) sehingga pabrik di Cirebon dipindahkan ke Malang, Jawa Timur.
LPCK: Obligasi US$250 Juta Direstrukturisasi
PT Lippo Karawaci Tbk berencana memperpanjang masa jatuh tempo utang obligasinya senilai US$250 juta. Upaya restrukturusiasi itu akan dilakukan dengan menawarkan penukaran obligasi lama (exchange offer) dengan obligasi baru dengan waktu jatuh tempo lebih panjang. Direktur Lippo Karawaci Ketut Budi Wijaya mengatakan obligasi perseroan yang jatuh tempo pada Maret 2011 akan ditukarkan dengan sebagian obligasi baru yang segera diterbitkan senilai US$350 juta yang jatuh tempo pada 2015.
SMRA: Akhir April, Summarecon Luncurkan 2 Cluster Baru
Perusahaan pengembang PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) akan meluncurkan 2 cluster perumahan di Summarecon Bekasi akhir bulan ini. Dua cluster perumahan tersebut bernama Mapple dan Palm yang masing-masing terdiri atas 230 unit dan 299 unit. Tipe rumah di 2 cluster tersebut mengincar masyarakat dari kalangan atas. Karena itu, harga yang dipasarkan untuk perumahan di cluster-cluster tersebut berkisar antara Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar.
Summarecon saat ini juga serius mengembangkan kawasan Summarecon Kelapa Gading, Summarecon Serpong, dan Summarecon Bekasi untuk menjadikan kawasan baru dengan semangat inovasi.
Earning Watch
BBTN: Laba Bersih 1Q10 Naik 71,7%
Pada 1Q10, PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk membukukan kenaikan laba (unaudited) sebesar 72% menjadi Rp 187,8 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2009, yaitu Rp 109,4 miliar. Laba tersebut ditopang oleh pendapatan bunga bersih yang mencapai Rp 775 miliar atau naik sebesar 68,85% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 459 miliar.
Rumor
Sebuah perusahaan terkemuka asal Inggris dikabarkan akan mengakusisi PT Metrodata Eletronics Tbk (MTDL). Saat ini kedua pihak tengah merundingkan harga saham. Investor tertarik mengakusisi MTDL untuk memperluas dan menunjang bisnis informasi dan teknologi perseroan di Indonesia.
Harga saham PT Bank Negara Indonesia (BBNI) masih berpotensi menguat ke level Rp 2700-2800, sebagai nilai wajarnya. Saham yang belum banyak bergerak ini memiliki price to book value (PBV) cukup rendah sekitar 1,67 kali, dibandingkan dengan sektor perbankan mencapai 2 kali.
Earning Watch
BBTN: Laba Bersih 1Q10 Naik 71,7%
Technical Picks
- GZCO (415) – Trading Buy
- SMCB (2225) – Trading Buy
- MEDC (2725) – Trading Buy
- ANTM (2425) – Trading Buy.
(etr/qom)











































