Demikian disampaikan dalam keterbukaan informasi Axiata ke Bursa Saham Malaysia seperti dikutip detikFinance, Senin (12/4/2010).
"Goldman Sachs pada 9 April 2010 telah mengeksekusi opsi penjatahan lebih dan memperoleh 153.144.000 saham EXCL," demikian tertulis dalam pengumuman tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harga penjualan dilakukan pada harga Rp 3.300 per saham. Total nilai pelepasan 18% saham tersebut mencapai Rp 5,053 triliun. Pemindahtanganan saham di pasar negosiasi telah dilakukan pada 29 Maret 2010.
Selain itu, Axiata Berhad memberikan opsi pelepasan 1,8% saham greenshoe ke pasar. Untuk eksekusi greenshoe, meski dikatakan Goldman Sachs mengambil alih pada 9 April 2010, namun crossing atas 1,8% saham greenshoe EXCL telah dilakukan pada 29 Maret 2010, bersamaan dengan pelepasan 18% saham EXCL.
Mandiri Sekuritas (CC) menjadi broker tunggal pelaksana transaksi crossing greenshoe EXCL. Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) juga tidak menunjukkan adanya transaksi crossing maupun transaksi di pasar reguler dengan volume sebesar itu sejak 9 April 2010 hingga hari ini.
Harga transaksi greenshoe ditetapkan sebesar Rp 3.300 per saham. Itu berarti total nilai greenshoe yang dibeli oleh Goldman Sachs mencapai Rp 505,375 miliar.
Sebelum realisasi pelepasan ini, kepemilikan Axiata di EXCL sebanyak 7,359 miliar saham EXCL atau setara dengan 86,5% dari total saham EXCL sebanyak 8,508 miliar saham. Pemegang saham EXCL lainnya adalah ETISALAT sebanyak 1,131 miliar saham (13,3%) dan sisanya publik 17,016 juta saham (0,2%).
Setelah transaksi pelepasan 18% saham, ditambah penjualan 1,8% saham greenshoe, maka kepemilikan Axiata akan susut menjadi 66,7%, ETISALAT 13,3% dan publik 20%.
Β
(dro/qom)











































