Indeks Thailand Anjlok 5% Terseret Isu Pertikaian Politik

Indeks Thailand Anjlok 5% Terseret Isu Pertikaian Politik

- detikFinance
Senin, 12 Apr 2010 15:25 WIB
Indeks Thailand Anjlok 5% Terseret Isu Pertikaian Politik
Bangkok - Indeks saham Thailand anjlok lebih dari 5% pada perdagangan hari ini lantaran situasi pertikaian politik di negari Gajah Putih itu kian memburuk dan menimbulkan kepanikan investor.

"Pergolakan politik menjatuhkan indeks karena tidak adanya kepastian," ujar analis Philip Securities, Sasikorn Charoensuwan seperti dikutip dari AFP, Senin (12/4/2010).

Situasi politik Thailand kian memanas. Pertikaian politik antara kubu pendukung mantan Perdana Menteri (PM) Thaksin Shinawatra yang menamakan dirinya Red Shirts dengan PM Abhisit Veijjajiva yang masih menjabat semakin memburuk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada hari ini, kubu 'Red Shirts' kembali menggelar aksi unjuk rasa dengan mengusung parade peti mati sebagai simbol perlawanan terhadap pemerintahan Abhisit dan menuntut Abhisit mundur dari jabatannya.

Dengan iring-iringan kendaraan, massa demonstran 'Red Shirts' mengarak 14 peti mati kosong di jalan-jalan Bangkok.

Aksi ini dilakukan menyusul bentrok berdarah antara tentara dan demonstran pada Sabtu, 10 April lalu. Sedikitnya 21 orang tewas dan 800 orang lainnya luka-luka dalam peristiwa itu. Massa Red Shirts menolak bernegosiasi dengan pemerintah. Mereka mencetuskan tak ada gunanya melakukan pembicaraan dengan 'para pembunuh'.

Dari 21 korban jiwa dalam bentrok berdarah tersebut, sebanyak 17 orang merupakan warga sipil dan 4 tentara Thailand. Sasikorn mengatakan, situasi politik Thailand saat ini terburuk selama dua dekade.

Bersamaan dengan itu, masyarakat Thailand tengah merayakan Songkran Festival, tahun baru tradisional Thailand. Menurut Sasikorn, bentrok unjuk rasa diiringi adanya hari raya membuat perdagangan saham kekurangan daya beli, sehingga guyuran kubu penjual di lantai bursa tidak dapat dibendung.

Indeks Thailand mengalami penurunan 41,37 poin (5,2%) ke level 748,29 pada siang ini.

Padahal, sebagian bursa-bursa regional Asia dan dunia tengah berada dalam sentimen positif lantaran Uni Eropa telah memastikan kucuran dana US$ 30 miliar guna menyelamatkan perekonomian Yunani.

Namun tampaknya, sentimen politik Thailand ikutan membuat sebagian bursa-bursa Asia berbalik arah ke zona negatif setelah mengalami penguatan cukup tinggi di awal perdagangan tadi pagi.

  • Indeks Shanghai turun 16,08 poin (0,51%) ke level 3.129,26.
  • Indeks Hang Seng turun 70,33 poin (0,32%) ke level 22.138,17.
  • Indeks Nikkei 225 naik 47,56 poin (0,42%) ke level 11.251,90.
  • Indeks Strait Times naik tipis 1,47 poin (0,05%) ke level 2.973,14.
 

 
(dro/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads