Demikian disampaikan Direktur Keuangan Gozco Krisna Gozali saat ditemui usai RUPST di Hotel Kempinski Jalan MH Thamrin, Jakarta Senin (12/4/2010).
"Target net profit sebesar Rp 235 miliar dengan pendapatan Rp 500 miliar," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peningkatan laba serta pendapatan tahun ini akan didorong dari peningkatan produksi yang diperkirakan mencapai 175 ribu ton, atau meningkat 14% dibanding tahun lalu, 153 ribu ton. Selama tahun 2010 perseroan juga siap menanam sawit di area seluas 7.400 ha dari 126 ribu ha yang dimiliki GZCO, hingga bakal berkontribusi terhadap pendapatan mereka.
"Kita akan tanam kelapa sawit di tahun 2010 mencapai 7400 ha. Sampai saat ini kami memiliki 12.300 ha lahan yang menghasilan dari 26 ribu lahan yang tertanam. Ini akan memberikan kontribusi produksi 175 ribu ton di 2010, 320 ribu ton di 2012 dan 650 ribu ton di 2015. Ini terjadi saat lahan kita hampir seluruhnya menghasilkan," paparnya.
Sementara untuk belanja modal tahun 2010, perseroan telah menganggarkan dana sebanyak Rp 280 miliar. Sumber pendanaan seluruhnya akan didapat dari kas internal, meskipun perseroan memiliki fasilitas kredit dari bank BRI sebelumnya Rp 100 miliar, yang belum dieksekusi.
"Capex ini, Rp 95 miliar untuk membiayai penanaman baru 7400 ha. Berarti biaya sekitar Rp 15 juta per ha. Ini asumsi satu tahun ya. Sisanya untuk perawatan kebun sebanyak 12.300 ha sebesar Rp 90 miliar. Untuk investasi PKS baru dan pelabuhan Rp 135 miliar. Investasi pabrik dan pelabuhan baru dibayarkan 75%nya yaitu sebesar Rp 95 miliar," katanya.
Sementara untuk target produksi anak usaha mereka, Palma, perseroan menargetkan hingga. 200 ribu ton. Ini mengalami kenaikan dua kali lipat dibandingkan tahun 2009 yang hanya 100 ribu ton.
"Palma, kita hanya target konservatif. Jadi 200 ribu ton, tahun lalu 100 ribu ton, yang dikonsolidasi dari akuisisi Palma tahun lalu. Jadi kalau dua kalinya jadi 200 ribu ton," tambahnya.
Β
Β
(wep/dro)











































