Pada awal perdagangan, IHSG dibuka turun tipis ke level 2.881,028 dibanding penutupan kemarin di level 2.881,333. Meski sempat menembus level positif, namun kemudian jatuh ke zona negatif.
Sebagian besar saham-saham unggulan didera tekanan jual yang membuat IHSG terjebak di bawah garis nol sejak perdagangan tadi pagi. Koreksi tajam indeks saham sektor perkebunan memimpin laju penurunan IHSG diikuti dengan pelemahan indeks saham aneka industri karena turunnya harga saham Astra International (ASII).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedikit saja saham-saham unggulan yang mengalami penguatan, sehingga cukup sulit bagi IHSG mengangkat posisinya. Saham-saham lapis dua tampak menjadi incaran investor seperti Rig Tender (RIGS), Agis (TMPI), Triwira (TRIL), Indospring (INDS) dan sebagainya.
Pelemahan seluruh indeks saham di kawasan regional Asia juga memberikan sentimen negatif bagi IHSG.
Aktivitas investor asing masih tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) sebesar Rp 152 miliar.
Pada perdagangan Selasa (13/4/2010) sesi I, IHSG ditutup turun 11,643 poin (0,40%) ke level 2.869,690. Indeks LQ 45 juga turun 1,944 poin (0,34%) ke level 556,358.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 70.439 kali pada volume 2,970 miliar lembar saham senilai Rp 2,344 triliun. Sebanyak 62 saham naik, 116 saham turun dan 75 saham stagnan.
Bursa-bursa Asia seluruhnya mengalami pelemahan pada perdagangan siang ini.
- Indeks Shanghai turun 13,29 poin (0,42%) ke level 3.115,97.
- Indeks Hang Seng turun 124,39 poin (0,56%) ke level 22.013,78.
- Indeks Nikkei-225 turun 143,84 poin (1,28%) ke level 11.108,65.
- Indeks Straits Times turun 15,14 poin (0,51%) ke 2.962,03.
Saham-saham paling aktif yang naik harganya di top gainer antara lain Indocement (INTP) naik Rp 250 ke Rp 15.100, Unilever (UNVR) naik Rp 250 ke Rp 12.450, Indospring (INDS) naik Rp 250 ke Rp 3.050, Samudera Indonesia (SMDR) naik Rp 150 ke Rp 3.650, Medco (MEDC) naik Rp 150 ke Rp 2.850, Rig Tenders (RIGS) naik Rp 120 ke Rp 620.
Sedangkan saham-saham paling aktif yang turun harganya antara lain Astra International (ASII) turun Rp 800 ke Rp 43.750, Astra Agro (AALI) turun Rp 350 ke Rp 24.400, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 300 ke Rp 27.300, SMART (SMAR) turun Rp 250 ke Rp 3.500, Intiland (DILD) turun Rp 150 ke Rp 1.040, United Tractors (UNTR) turun Rp 150 ke Rp 18.650.
Â
Â
(dro/qom)











































