Â
Menurutnya bidang media akan menjadi bidang yang akan dikembangkan oleh perseroan baik dari sisi organik maupun non organik.
"Sampai saat ini belum bisa saya laporkan, tapi saatnya akan disampaikan," katanya dalam acara konferensi pers di Gedung Menara Bank Mega, Jakarta, Jumat (16/4/2010).
Â
Chairul menegaskan bidang media adalah salah satu bisnis yang sangat serius dikembangkan oleh Para Group. Ia menyatakan saat ini pihaknya hanya memiliki 2 stasiun TV, ke depannya akan terus ditambah.
Â
"Saya berharap 3-lah, 4 juga bolehlah," katanya tertawa.
Â
Mengenai adanya kabar rencana pembelian stasiun TV Indosiar, ia menyatakan bahwa sampai hari ini ia belum dan tidak ada pembicaraan dengan Indosiar.
Â
"Antara saya yah, nggak tahu yang di bawah saya," ucapnya tertawa.
Â
Chairul juga mengatakan akan terus mengembangkan bisnis Trans Studio yang saat ini sudah berdiri di Makassar. Rencananya dalam waktu dekat Trans Studio akan dibangun di kota Bandung lalu menyusul pada tahun 2013 dibangun di Jakarta.
Â
"Di bidang finansial tidak ada rencana melakukan akuisisi, bidang finansial kita susah cukup, lebih pada perkembangan organik saja," jelasnya.
Seperti diketahui, Chairul Tanjung melalui kelompok usahanya, Para Group mengakuisisi 40% saham PT Carrefour Indonesia senilai lebih dari Rp 3 triliun. Akuisisi itu dilakukan Trans Corp melalui PT Trans Ritel, sebuah anak perusahaan Trans Corp dibawah Para Group.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chairul yang kini menjadi komisaris utama Carrefour Indonesia itu juga berniat menyelesaikan masalah kasus monopoli yang diputuskan oleh KPPU beberapa waktu lalu. Chairul akan segera menemui KPPU yang kini sedang mengajukan kasasi ke MA setelah keputusannya dibatalkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
(hen/dnl)











































