"Kami memang telah mendengar tersebut. Namun sampai saat ini, kami belum ada rencana go private," ujar Corporate Communication ASII Yulian saat dihubungi detikFinance di Jakarta, Senin (19/4/2010).
Ia menjelaskan, AUTO merupakan salah satu anak usaha dengan pertumbuhan yang baik. Namun Yulian mengatakan, jika memang akan ada rencana tersebut, perseroan akan menginformasikan dan mengikuti aturan dari regulator.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lanjutnya, "Isu serupa juga pernah ada, waktu Astra ingin memperbesar saham di Astra Otoparts. Juga issue adanya rencana stock split saham Astra, yang diinginkan oleh pelaku pasar. Tapi kami juga bantah itu, dan tidak ada rencana di internal," paparnya.
(wep/dro)











































