First Media Segera Lunasi Utang Rp 272 Miliar

First Media Segera Lunasi Utang Rp 272 Miliar

- detikFinance
Senin, 19 Apr 2010 18:30 WIB
First Media Segera Lunasi Utang Rp 272 Miliar
Jakarta - PT First Media Tbk (KBLV) segera melunasi hutang yang jatuh tempo di tahun 2010 sebesar Rp 272 miliar. Dananya akan diambil dari hasil rights issue senilai Rp 456 miliar.

"Sebagian dana dari penerbitan right issue, sekitar Rp 272 miliar untuk membayar utang jatuh tempo 2010," ujar Direktur Keuangan KBLV Irawan Djaja saat ditemui di Hotel Aryaduta, Kawasan Tugu Tani Jakarta, Senin (19/4/2010).

Ia mengatakan, dananya akan diambil dari hasil penerbitan 912.421.400 saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 500 per saham dengan nilai total Rp 456 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan dibayarkan hutang kami dari rights issue, leverage kita juga lebih baik, sekitar dua kali. Jadi opsi pendanaan eksternal masih mungkin," paparnya.

Bangun 100 BTS Untuk Dukung Jaringan WiMax

Perseroan telah bersiap membangun 100 BTS di tahun 2010 untuk mendukung infrastruktur WiMax. Menara-menara ini akan bertambah menjadi 900 BTS dalam tiga tahun mendatang.

"Minim kita akan bangun 100 BTS dulu di tahun ini. Kami berjalan secara pararel," papar Corporate Sales Director KBLV Dicky Moechtar.

Ia menambahkan, jaringan WiMax pun sudah dapat dinikmati oleh pelanggan sebelum semester II 2010. Layanan yang dapat dihasilkan pun akan lebih baik dibanding produk dari generasi sebelumnya, FastNet.

"Kami pasti akan memberikan bandwith yang lebih besar dengan harga yang sama," paparnya.

Namun belum dipastikan apakah perseroan akan membangun ke 100 BTS ini atau malah menyewa ke pihak ketiga. "Kami masih hiutng, mana yang lenih efisien. Tapi memang baik sewa, untuk saat ini. Karena lebih menginginkan deployment dan speed," ucapnya.

Khusus untuk wilayah Jakarta-Banten, perseroan mempersiapkan presell bagi calon pelanggannya yang ingin menikmati WiMax. Ditargetkan 10 ribu dapat tercover dari jaringan berkecepatan 4G ini.

"Extention kita sekitar 10 ribu rumah di tahun 2010. Sedangkan untuk WiMax secara keseluruhan ditargetkan sekitar 500 ribu HomePass," imbuhnya.

 

 

(dro/dro)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads