Dampak Kecurangan Goldman Mereda, Wall Street Positif

Dampak Kecurangan Goldman Mereda, Wall Street Positif

- detikFinance
Selasa, 20 Apr 2010 07:11 WIB
Dampak Kecurangan Goldman Mereda, Wall Street Positif
New York - Dampak kecurangan Goldman Sachs yang sempat mengguncang pasar finansial mulai mereda. Saham-saham di bursa Wall Street pun langsung bergerak menguat berkat optimisme membaiknya laporan keuangan perusahaan.

Pada perdagangan Senin (19/4/2010), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) menguat 73,39 poin (0,67%) ke level 11.092,05. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 5,39 poin (0,45%) ke level 1.197,52 dan Nasdaq melemah 1,15 poin (0,05%) ke level 2.480,11.

Penguatan saham-saham terjadi setelah investor mengkalkulasi ulang potensi kerugian yang bakal ditimbulkan akibat kecurangan Goldman Sachs. Saham Goldman yang akan merilis laporan keuangannya tercatat turun hingga 1,6%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti diketahui, Bapepam AS atau Securities and Exchange Commission (SEC) pada Jumat (16/4/2010) lalu menuding Goldman Sachs berbuat curang saat menangani produk surat berharga yang berhubungan dengan subprime mortgages. Produk ini juga yang menjadi sumber pemicu krisis finansial di penghujung tahun 2008 silam.

Raksasa finansial AS itu kini menghadapi tuntutan mencurangi investor dengan memberikan pernyataan yang salah dan mengabaikan fakta-fakta kunci seputar produk finansial yang berbasis subprime mortgage.

Sementara saham Citigroup melonjak 7% menjadi US$ 4,88, setelah raksasa finansial itu melaporkan laba yang melebihi ekspektasi dan terbaik sejak tahun 2007. Citigroup berhasil mencetak laba US$ 4,4 miliar pada kuartal I-2010.

"Citigroup berhasil menutup kerugiannya dari sesi sebelumnya dengan lonjakan saham hingga 7%," ujar analis dari Briefing.com seperti dikutip dari AFP, Selasa (20/4/2010).

Demikian pula saham International Business Machiness (IBM) tercatat naik 1,2% menjelang keluarnya laporan keuangan. Namun setelah perdagangan, saham IBM turun 1,8% meski perusahaan tersebut melaporkan keuangan yang lebih baik dari ekspektasi.

Namun Nasdaq tetap negatif karena melorotnya saham produsen BlackBerry, Research in Motion hingga 1,3%. Saham Palm Inc anjlok 12% setelah chief webOS mengundurkan diri.

Perdagangan saham cukup semarak, dengan transaksi di New York Stock Exchange mencapai 10,77 miliar, di atas rata-rata tahun lalu yang mencapai 9,65 miliar.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads