SkyBee Diminta Klarifikasi Rencana IPO

SkyBee Diminta Klarifikasi Rencana IPO

- detikFinance
Selasa, 20 Apr 2010 09:12 WIB
SkyBee Diminta Klarifikasi Rencana IPO
Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) masih membutuhkan klarifikasi dari PT SkyBee terkait rencana pencatatan saham perdana (IPO) mereka di pasar modal. BEI tengah meminta keterangan tambahan.

"Butuh klarifikasi dari manajemen (SkyBee)," jelas Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia Eddy Sugito dalam perbincangannya dengan detikFinance di Jakarta, Senin (19/4/2010) malam.

Sebelumnya, Managing Director PT Syailendra Capital Roy Himawan bersama beberapa tim dari SkyBee mempresentasikan business model mereka, serta prospek lini bisnis telekomunikasi SkyBee. Syailendra Capital merupakan pemilik hampir 100% saham SkyBee.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tadi kami presentasi Business Model dan ini baru tahap awal. Kami inginkan sesuai jadwal, Juni 2010," kata Roy.

Beberapa item klarifikasi yang diminta BEI akan disampaikan dalam dokumen tertulis dalam waktu dekat. "Cukup, lagi pula kita sudah ketemu dua kali. Cuma ada beberapa yang butuh penjelasan saja," ucap Eddy.

Jumlah saham yang ditawarkan ke publik pun tidak berubah, yaitu sekitar 30-40%. Namun untuk target dana yang akan diperoleh, pihak SkyBee belum dapat mengungkapkan, namun kabarnya, perseroan menargetkan dana sebesar Rp 80-90 miliar. Dana hasil IPO akan digunakan sebagai sumber pembiayaan ekpansi usaha perseroan.

SkyBee saat ini tengah mengembangkan produk jejaring social mobility, melalui anak usahanya PT InTouch Innovative Indonesia. Aplikasi ini dapat digunakan untuk semua telepon seluler sejenis qwerty.

"Masih dalam tahap evaluasi, kalau IPO Indopoly kita sudah bertemu manajemennya," tambah Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI) Eddy Sugito waktu itu.

 

 
(wep/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads